Batangan emas Antam. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Harga emas batangan PT Aneka Tambang (ANTM) atau Antam pada Kamis pagi, 3 Juli 2025, berbalik turun setelah dua hari sebelumnya mengalami kenaikan.
Melansir data dari laman Logam Mulia pukul 08.40 WIB, harga emas batangan Antam 24 karat dengan pecahan satu gram turun Rp2.000 menjadi Rp1.911.000.
Sementara, harga buyback emas Antam hari ini juga ikut turun Rp2.000 ke level Rp1.755.000 per gram. Jika dikalkulasikan antara harga beli dan buyback emas Antam, selisihnya Rp156.000.
Baca juga: Mirae Asset Rekomendasikan Saham Emiten Emas Makin Berkilau, Ini Alasannya
Lalu, untuk harga emas Antam dengan pecahan terkecil 0,5 gram, hari ini dijual di level Rp1.005.500.
Selanjutnya, untuk ukuran 2 dan 3 gram emas Antam masing-masing dibanderol Rp3.762.000 dan Rp5.618.000.
Kemudian, harga emas Antam dengan ukuran 5 gram diperdagangkan di level Rp9.330.000.
Selain harga emas Antam, laman Logam Mulia juga menyediakan untuk pembelian perak. Sebaliknya, harga perak hari ini justru mengalami kenaikan Rp100 menjadi Rp20.100 per gram.
Sementara, sesuai dengan PMK No. 34/PMK 10/2017, pembelian emas batangan akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9 persen.
Artinya, jika ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, sebesar 0,45 persen, harus menyertakan nomor NPWP untuk transaksinya.
Baca juga: Waspada, Tiga Produk Invetasi Ilegal Ini Masih Marak di Masyarakat
Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per Kamis (3/7/2025) dan belum termasuk pajak:
Poin Penting Astra Otoparts (AUTO) membukukan laba bersih Rp2,20 triliun pada 2025, meningkat dari Rp2,03… Read More
Poin Penting Program MBG telah menyerap Rp36,6 triliun hingga 21 Februari 2026, setara 10,9% dari… Read More
Poin Penting Pemerintah perpanjang penempatan dana SAL Rp200 triliun hingga September 2026 untuk menjaga likuiditas… Read More
Poin Penting Harga emas Antam, Galeri24, dan UBS kompak naik pada 24 Februari 2026 di… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka melemah 0,20% ke level Rp16.835 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya… Read More
Poin Penting Bank INA optimistis mampu melampaui target pertumbuhan kredit 8–12 persen dari OJK dengan… Read More