Ilustrasi: Batangan emas Antam. (Foto: istimewa)
Jakarta – Harga emas batangan PT Aneka Tambang (ANTM) atau Antam pada Rabu pagi, 25 Juni 2025, mengalami stagnan alias sama seperti yang diperdagangkan kemarin.
Menukil data dari laman Logam Mulia pukul 08.17 WIB, harga emas batangan Antam 24 karat dengan pecahan satu gram masih sama seperti harga kemarin di level Rp1.932.000.
Sementara, harga buyback emas Antam hari ini juga stagnan ke level Rp1.776.000 per gram. Jika dikalkulasikan antara harga beli dan buyback emas Antam, selisihnya Rp156.000.
Baca juga: Emas Masih Jadi Favorit Milenial Meski Harga Turun Imbas Konflik Iran-Israel
Lalu, untuk harga emas Antam dengan pecahan terkecil 0,5 gram, hari ini dijual di level Rp1.016.000
Selanjutnya, untuk ukuran 2 dan 3 gram emas Antam masing-masing dibanderol Rp3.804.000 dan Rp5.681.000.
Kemudian, harga emas Antam dengan ukuran 5 gram diperdagangkan di level Rp9.435.000.
Selain harga emas Antam, laman Logam Mulia juga menyediakan untuk pembelian perak. Sebaliknya, harga perak hari ini justru mengalami kenaikan Rp100 di level Rp20.250 per gram.
Sementara, sesuai dengan PMK No. 34/PMK 10/2017, pembelian emas batangan akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9 persen.
Artinya, jika ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, sebesar 0,45 persen, harus menyertakan nomor NPWP untuk transaksinya.
Baca juga: Bank Bulion, Fundamental Ekonomi, dan Tak Silau Saat Emas Berkilau
Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per Rabu (25/6/2025) dan belum termasuk pajak:
Poin Penting OJK optimistis kinerja perbankan 2026 membaik, didorong perombakan manajemen di banyak bank. Pertumbuhan… Read More
Poin Penting Inflasi tinggi dan anjloknya nilai tukar rial memicu aksi protes massal di berbagai… Read More
Poin Penting KPK mengungkap kerugian negara hingga Rp59 miliar akibat pengurangan kewajiban PBB PT Wanatiara… Read More
Oleh The Finance Team NAMANYA bank, sudah pasti ada kredit macet. Kalau tidak mau macet,… Read More
Poin Penting Kepala KPP Madya Jakarta Utara, Dwi Budi Iswahyu, resmi ditetapkan KPK sebagai tersangka… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan STRUKTUR pertumbuhan ekonomi Indonesia sejak lama menunjukkan… Read More