Market Update

Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan, Segini per Gramnya

Jakarta – Harga emas Antam atau bersertifikat PT Aneka Tambang pada Selasa, 15 April 2025, mengalami stagnan alias sama seperti yang diperdagangkan kemarin.

Terpantau di laman Logam Mulia pukul 08.13 WIB, untuk harga emas Antam 24 karat dengan pecahan satu gram, hari ini dibanderol Rp1.896.000, anjlok Rp8.000 dibandingkan kemarin.

Sementara, harga buyback emas Antam hari ini justru mengakami penurunan Rp1.000 ke level Rp1.745.000 per gram. Jika dikalkulasikan antara harga beli dan buyback emas Antam, selisihnya Rp151.000.

Baca juga: Transaksi Bank Emas Tembus Rp1 Triliun, Ada 17 Bank Minat Jalankan Bisnis Bullion

Lalu, untuk harga emas Antam dengan pecahan terkecil 0,5 gram, hari ini dijual Rp998.000.

Selanjutnya, untuk ukuran 2 dan 3 gram emas Antam masing-masing dibanderol Rp3.732.000 dan Rp5.573.000.

Kemudian emas Antam dengan ukuran 5 gram diperdagangkan di level Rp9.255.000.

Sesuai dengan PMK No. 34/PMK 10/2017, pembelian emas batangan akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9 persen. 

Artinya, jika ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, sebesar 0,45 persen, harus menyertakan nomor NPWP untuk transaksinya.

Baca juga: Bank Mega Syariah Bakal Luncurkan Produk Cicil Emas Tahun Ini

Rincian Harga Emas Antam

Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per Selasa (15/4/2025) dan belum termasuk pajak:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp998.000
  • Harga emas 1 gram: Rp1.896.000
  • ⁠Harga emas 2 gram: Rp3.732.000
  • ⁠Harga emas 3 gram: Rp5.573.000
  • ⁠Harga emas 5 gram: Rp998.000
  • ⁠Harga emas 10 gram: Rp18.445.000
  • ⁠Harga emas 25 gram: Rp46.012.000
  • ⁠Harga emas 50 gram: Rp91.945.000
  • ⁠Harga emas 100 gram: Rp183.812.000
  • ⁠Harga emas 250 gram: Rp459.265.000
  • ⁠Harga emas 500 gram: Rp918.320.000
  • ⁠Harga emas 1.000 gram: Rp1.836.600.000. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

OJK dan Inggris Luncurkan Kelompok Kerja Pembiayaan Iklim, Ini Targetnya

Poin Penting OJK dan Pemerintah Inggris Raya membentuk Kelompok Kerja Pembiayaan Iklimuntuk mempercepat pembiayaan iklim… Read More

7 mins ago

Pikap India Mulai Didistribusikan ke Kopdes Merah Putih, Disaksikan Wakil Panglima TNI

Poin Penting: Pikap India Mahindra Scorpio telah diserahkan ke Kopdes Merah Putih di Surabaya dengan… Read More

36 mins ago

BEI Bidik 50 Ribu Investor Syariah Baru di 2026

Poin Penting Investor syariah melakukan 30,6 miliar saham dengan frekuensi 2,7 juta kali pada 2025.… Read More

59 mins ago

OJK Setujui Penggabungan 4 BPR Menjadi PT BPR Nusamba Tanjungsari

Poin Penting OJK menyetujui merger empat BPR di Priangan Timur menjadi PT BPR Nusamba Tanjungsari… Read More

1 hour ago

Adu Laba BCA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI di 2025, Siapa Paling Cuan?

Poin Penting BCA tetap memimpin laba bersih – PT Bank Central Asia (BCA) mencatat laba… Read More

2 hours ago

OJK-Kemenkeu Kompak Tekan Bunga Kredit, Targetkan Lebih Rendah dari 8 Persen

Poin Penting OJK dan Kemenkeu berkoordinasi menurunkan bunga kredit melalui penempatan dana pemerintah dan pengendalian… Read More

2 hours ago