Market Update

Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan, Segini per Gramnya

Jakarta – Harga emas batangan PT Aneka Tambang (ANTM) atau Antam pada Senin pagi, 21 Juli 2025, mengalami stagnan alias sama seperti yang diperdagangkan kemarin.

Melansir data dari laman Logam Mulia pukul 08.22 WIB, harga emas batangan Antam 24 karat dengan pecahan satu gram stagnan di level Rp1.927.000.

Sementara, harga buyback emas Antam hari ini juga masih bertahan di level Rp1.773.000 per gram. Jika dikalkulasikan antara harga beli dan buyback emas Antam, selisihnya Rp154.000.

Baca juga: ETF Syariah Emas dan Pendalaman Pasar Modal

Lalu, untuk harga emas Antam dengan pecahan terkecil 0,5 gram, hari ini dijual Rp1.003.500.

Selanjutnya, untuk ukuran 2 dan 3 gram emas Antam masing-masing dibanderol Rp3.794.000 dan Rp5.666.000.

Kemudian, harga emas Antam dengan ukuran 5 gram diperdagangkan di level Rp9.410.000.

Selain emas Antam, laman Logam Mulia juga menyediakan untuk pembelian perak. Harga perak hari ini juga mengalami stagnan di level Rp16.450 per gram.

Sementara, sesuai dengan PMK No. 34/PMK 10/2017, pembelian emas batangan akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9 persen. 

Artinya, jika ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, sebesar 0,45 persen, harus menyertakan nomor NPWP untuk transaksinya.

Baca juga: Makin Silau! Bisnis Cicil dan Gadai Emas BSI Melesat 92,52 Persen

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per Senin (21/7/2025) dan belum termasuk pajak:

  • Harga emas Antam 0,5 gram: Rp1.003.500
  • Harga emas Antam 1 gram: Rp1.927.000
  • Harga emas Antam 2 gram: Rp3.794.000
  • Harga emas Antam 3 gram: Rp5.666.000
  • Harga emas Antam 5 gram: Rp9.410.000
  • Harga emas Antam 10 gram: Rp18.765.000
  • Harga emas Antam 25 gram: Rp46.787.000
  • Harga emas Antam 50 gram: Rp93.495.000
  • Harga emas Antam 100 gram: Rp186.912.000
  • Harga emas Antam 250 gram: Rp467.015.000
  • Harga emas Antam 500 gram: Rp933.820.000
  • Harga emas Antam 1.000 gram: Rp1.867.600.000. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

AAUI Ungkap Penyebab Premi Asuransi Umum Hanya Tumbuh 4,8 Persen di 2025

Poin Penting Asosiasi Asuransi Umum Indonesia mencatat premi asuransi umum 2025 hanya naik 4,8% menjadi… Read More

11 hours ago

Total Klaim Asuransi Umum Naik 4,1 Persen Jadi Rp48,96 Miliar di 2025

Poin Penting Klaim dibayar asuransi umum 2025 naik 4,1 persen menjadi Rp48,96 miliar; lonjakan tertinggi… Read More

12 hours ago

Indonesia Diminta jadi Wakil Komandan Misi Gaza, Ini Pernyataan Prabowo

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan dukungan Indonesia terhadap perdamaian berkelanjutan di Palestina dengan solusi… Read More

14 hours ago

IHSG Ditutup di Zona Merah, Top Losers: Saham DGWG, SGRO, dan HMSP

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,03 persen ke 8.271,76. Sebanyak 381 saham terkoreksi, 267 menguat,… Read More

15 hours ago

Pendapatan Premi Asuransi Umum Tumbuh 4,8 Persen Jadi Rp112,81 Miliar pada 2025

Poin Penting Pendapatan premi asuransi umum sepanjang 2025 naik 4,8% menjadi Rp112,81 miliar. Lini dengan… Read More

15 hours ago

Ekonom Permata Bank Proyeksi Kredit Perbankan Tumbuh 10 Persen di 2026

Poin Penting Permata Institute for Economic Research (PIER) memproyeksikan kredit perbankan tumbuh sekitar 10 persen… Read More

15 hours ago