Batangan emas Antam. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Harga emas batangan PT Aneka Tambang (ANTM) atau Antam pada Selasa pagi, 12 Agustus 2025, kembali melanjutkan tren penurunannya.
Melansir data dari laman Logam Mulia pukul 08.18 WIB, harga emas batangan Antam 24 karat dengan pecahan satu gram anjlok Rp21.000 dari Rp1.945.000 menjadi Rp1.924.000.
Sementara, harga buyback emas Antam hari ini juga merosot Rp21.000 ke level Rp1.770.000 per gram. Jika dikalkulasikan antara harga beli dan buyback emas Antam, selisihnya Rp154.000.
Baca juga: OJK Pastikan ETF Emas Terbit di Kuartal IV 2025, Ini Isi Aturannya
Lalu, untuk harga emas Antam dengan pecahan terkecil 0,5 gram, hari ini tertahan di level Rp1.012.000.
Selanjutnya, untuk ukuran 2 dan 3 gram emas Antam masing-masing dibanderol Rp3.788.000 dan Rp5.657.000.
Kemudian, harga emas Antam dengan ukuran 5 gram diperdagangkan di level Rp9.395.000.
Selain emas Antam, laman Logam Mulia juga menyediakan untuk pembelian perak. Harga perak hari ini juga mengalami penurunan Rp200 menjadi Rp20.050 per gram.
Sementara, sesuai dengan PMK No. 34/PMK 10/2017, pembelian emas batangan akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9 persen.
Artinya, jika ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, sebesar 0,45 persen, harus menyertakan nomor NPWP untuk transaksinya.
Baca juga: BSI Dukung Penjamin Simpanan Emas, Ini Alasannya
Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per Selasa (12/8/2025) dan belum termasuk pajak:
Poin Penting Bank Indonesia (BI) menambah kuota dan memajukan jadwal pemesanan tukar uang tahap kedua… Read More
Poin Penting PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta memastikan diskon 30% tiket KA Lebaran… Read More
Poin Penting Menkop menargetkan percepatan pembangunan 30.336 Kopdes Merah Putih untuk memperkuat ekonomi desa dan… Read More
Poin Penting Bank Jambi menjamin mengganti penuh dana nasabah yang hilang jika audit membuktikan ada… Read More
Poin Penting JPMorgan Chase menutup rekening Donald Trump dan bisnisnya pada Februari 2021, sekitar sebulan… Read More
Poin Penting Dalam FGD yang digelar Nusantara Impact Center, Wijayanto Samirin menegaskan risiko bisnis tidak… Read More