Ilustrasi: Batangan emas Antam. (Foto: Dok. Infobank)
Jakarta – Harga emas batangan PT Aneka Tambang (ANTM) atau Antam pada Rabu pagi, 13 Agustus 2025, kembali mengalami penurunan dibanding kemarin.
Melansir data dari laman Logam Mulia pukul 08.37 WIB, harga emas batangan Antam 24 karat dengan pecahan satu gram turun Rp7.000 dari Rp1.924.000 menjadi Rp1.917.000.
Sementara, harga buyback emas Antam hari ini juga turun Rp7.000 ke level Rp1.763.000 per gram. Jika dikalkulasikan antara harga beli dan buyback emas Antam, selisihnya Rp154.000.
Baca juga: OJK Pastikan ETF Emas Terbit di Kuartal IV 2025, Ini Isi Aturannya
Lalu, untuk harga emas Antam dengan pecahan terkecil 0,5 gram, hari ini dijual di level Rp1.08.500.
Selanjutnya, untuk ukuran 2 dan 3 gram emas Antam masing-masing dibanderol Rp3.774.000 dan Rp5.636.000.
Kemudian, harga emas Antam dengan ukuran 5 gram diperdagangkan di level Rp9.360.000.
Selain emas Antam, laman Logam Mulia juga menyediakan untuk pembelian perak. Sebaliknya, harga perak hari ini justru mengalami kenaikan Rp50 menjadi Rp20.100 per gram.
Sementara, sesuai dengan PMK No. 34/PMK 10/2017, pembelian emas batangan akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9 persen.
Artinya, jika ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, sebesar 0,45 persen, harus menyertakan nomor NPWP untuk transaksinya.
Baca juga: Transaksi Emas Digital Pegadaian Dijamin Aman, Ini Alasannya
Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per Rabu (13/8/2025) dan belum termasuk pajak:
Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More
Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More