Batangan emas Antam. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Harga emas Antam atau bersertifikat PT Aneka Tambang pada Kamis, 17 April 2025, kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa.
Terpantau di laman Logam Mulia pukul 08.18 WIB, untuk harga emas Antam 24 karat dengan pecahan satu gram, hari ini dibanderol Rp1.975.000, meroket Rp32.000 dibandingkan kemarin.
Harga emas Antam tersebut merupakan tertinggi sepanjang masa. Sebelumnya, rekor tertinggi tercipta kemarin di level Rp1.943.000.
Sementara, harga buyback emas Antam hari ini juga mengalami kenaikan Rp32.000 ke level Rp1.824.000 per gram. Jika dikalkulasikan antara harga beli dan buyback emas Antam, selisihnya Rp151.000.
Baca juga: Transaksi Bank Emas Tembus Rp1 Triliun, Ada 17 Bank Minat Jalankan Bisnis Bullion
Lalu, untuk harga emas Antam dengan pecahan terkecil 0,5 gram, hari ini dijual Rp1.037.500.
Selanjutnya, untuk ukuran 2 dan 3 gram emas Antam masing-masing dibanderol Rp3.890.000 dan Rp5.810.000.
Kemudian emas Antam dengan ukuran 5 gram diperdagangkan di level Rp9.650.000.
Sesuai dengan PMK No. 34/PMK 10/2017, pembelian emas batangan akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9 persen.
Artinya, jika ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, sebesar 0,45 persen, harus menyertakan nomor NPWP untuk transaksinya.
Baca juga: Laris Manis, BSI Catat Penjualan Emas Capai 125.981 Gram di Maret 2025
Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per Rabu (16/4/2025) dan belum termasuk pajak:
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More
Poin Penting OJK menyiapkan aturan pengawasan finfluencer yang ditargetkan rampung pertengahan 2026, dengan fokus pada… Read More
Poin Penting Purbaya menilai lambatnya penyerapan anggaran K/L dan Pemda merupakan masalah klasik yang terjadi… Read More