Market Update

Harga Emas Antam dan UBS Kompak Naik, Cek Rinciannya

Jakarta – Setelah mengalami stagnan dua hari berturut-turut, akhirnya harga emas produksi Antam hari ini, Rabu (10/5/2023) di Pegadaian, terpantau mengalami kenaikan.

Melansir laman resmi Pegadaian, harga emas Antam 24 karat dengan ukuran terkecil 0,5 gram hari ini dibanderol Rp597.000. Harga ini naik Rp2.000 dibandingkan dengan yang diperdagangkan kemarin.

Setali tiga uang, emas Antam 24 karat dengan bobot 1 gram pun mengalami kenaikan. Di Pegadaian, hari ini harganya berada di level Rp1.090.000. Dibanding harga kemarin, naik Rp4.000. 

Sementara, harga emas 24 karat hari ini UBS ukuran terkecil 0,5 gram di Pegadaian dijual Rp565.000. Juga naik Rp3.000 dibandingkan harga kemarin. 

Untuk emas UBS dengan bobot 1 gram dilego Rp1.058.000 di Pegadaian, naik Rp4.000 dibandingkan harga kemarin. 

Berikut rincian harga emas Antam dan UBS hari ini di Pegadaian: 

Harga emas Antam

Harga emas Antam 0,5 gram: Rp597.000 

Harga emas Antam 1 gram: Rp1.090.000 

Harga emas Antam 2 gram : Rp2.118.000 

Harga emas Antam 3 gram : Rp3.151.000 

Harga emas Antam 5 gram: Rp5.218.000 

Harga emas Antam 10 gram: Rp10.379.000 

Harga emas Antam 25 gram : Rp25.817.000 

Harga emas Antam 50 gram: Rp51.553.000 

Harga emas Antam 100 gram : Rp103.025.000 

Harga emas Antam 250 gram: Rp257.291.000 

Harga emas Antam 500 gram : Rp514.366.000 

Harga emas Antam 1000 gram: Rp1.028.690.000

Harga Emas UBS

Harga emas UBS 0,5 gram: Rp565.000 

Harga emas UBS 1 gram: Rp1.058.000 

Harga emas UBS 2 gram: Rp2.100.000 

Harga emas UBS 5 gram: Rp5.187.000 

Harga emas UBS 10 gram: Rp10.318.000 

Harga emas UBS 25 gram: Rp25.743.000 

Harga emas UBS 50 gram: Rp51.380.000 

Harga emas UBS 100 gram: Rp102.718.000 

Harga emas UBS 250 gram: Rp256.718.000 

Harga emas UBS 500 gram : Rp512.832.000

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

17 mins ago

AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun ke PDB Nasional

Poin Penting Riset LPEM FEB UI: kontribusi AdaKami ke PDB 2024 Rp6,95–Rp10,96 triliun, berdampak ke… Read More

1 hour ago

Maybank Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp1,66 Triliun pada 2025, Naik 48,5 Persen

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp1,66 triliun pada 2025, naik… Read More

2 hours ago

Viral Penusukan Nasabah oleh Debt Collector, OJK Panggil MTF

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More

2 hours ago

Akselerasi Alih Teknologi di KEK Batang, Ratusan Pekerja Lokal Dikirim Belajar ke China

Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More

3 hours ago

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

4 hours ago