Market Update

Harga Emas Antam Anjlok Lagi! Ini Rinciannya dari 1 Gram hingga 1 Kg

Jakarta –  Harga emas Antam atau bersertifikat PT Aneka Tambang hari ini, Kamis, 10 Agustus 2023, kembali mengalami anjlok dibanding harga kemarin, (9/8).

Terpantau di laman Logam Mulia, untuk harga emas Antam 24 karat dengan pecahan satu gram, hari ini dibanderol Rp1.064.000 atau turun Rp2.000 dibanding kemarin.

Setali tiga uang, harga buyback emas Antam hari ini turun Rp2.000 menjadi Rp943.000 per gram.

Baca juga: Harga Emas Turun, Hindari 5 Kesalahan Ini Saat Berinvestasi Emas, Bisa Bikin Boncos!

Sementara, jika dikalkulasikan antara harga beli dan buyback emas Antam, selilihnya Rp121.000.

Lalu, untuk harga emas Antam dengan pecahan terkecil 0,5 gram, hari ini dijual Rp582.000 atau turun Rp1.000 dibanding kemarin.

Selanjutnya, untuk ukuran 2 dan 3 gram emas Antam masing-masing dibanderol Rp2.068.000 dan Rp3.077.000.

Kemudian harga emas Antam dengan ukuran 5 gram diperdagangkan di level Rp5.095.000.

Sesuai dengan PMK No. 34/PMK 10/2017, pembelian emas batangan akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9%. 

Artinya, jika ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, sebesar 0,45%, harus menyertakan nomor NPWP untuk transaksinya.

Baca juga: Selain Emas, Ini 4 Pilihan Investasi yang Aman dan Paling Cuan, Cek di Sini!

Rincian Harga Emas Antam

Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per Kamis (10/8/2023) dan belum termasuk pajak:

Harga emas 0,5 gram: Rp582.000

Harga emas 1 gram: Rp1.064.000

Harga emas 2 gram: Rp2.068.000

Harga emas 3 gram: Rp3.077.000

Harga emas 5 gram: Rp5.095.000

Harga emas 10 gram: Rp10.135.000

Harga emas 25 gram: Rp25.212.000

Harga emas 50 gram: Rp50.345.000

Harga emas 100 gram: Rp100.612.000

Harga emas 250 gram: Rp251.265.000

Harga emas 500 gram: Rp502.320.000

Harga emas 1.000 gram: Rp1.004.600.000

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Bahlil Alihkan Impor LPG dari Timur Tengah ke AS dan Australia

Poin Penting: Pemerintah mengalihkan impor LPG dari Timur Tengah ke AS dan Australia untuk menjaga… Read More

7 mins ago

Tumbuh 2 Persen per Bulan, Pengguna OCTO Biz CIMB Niaga Tembus 21 Ribu

Poin Penting OCTO Biz telah menjangkau lebih dari 21.000 nasabah perusahaan, dengan pertumbuhan rata-rata sekitar… Read More

23 mins ago

BI Proyeksi Permintaan Rumah di Balikpapan Meningkat, Ini Pendorongnya

Poin Penting: BI memproyeksikan permintaan rumah di Balikpapan meningkat pada 2026 seiring kelanjutan pembangunan IKN.… Read More

29 mins ago

Askrindo Jamin KUR Rp114 Triliun Sepanjang 2025, Serap 3,7 Juta Tenaga Kerja

Poin Penting Momentum HUT ke-55 dimanfaatkan Askrindo untuk memperkuat peran dalam inklusi keuangan, dengan fokus… Read More

35 mins ago

OJK Ungkap Geopolitik Global Tekan Transaksi Kripto Awal 2026

Poin Penting Nilai transaksi kripto Februari 2026 tercatat Rp24,33 triliun, turun dari Januari Rp29,28 triliun,… Read More

54 mins ago

Perkuat Transformasi Digital, Askrindo Luncurkan Fintracs dan Ask-Scoring

Poin Penting Perkuat transformasi digital, Askrindo meluncurkan Fintracs dan Ask-Scoring untuk integrasi proses bisnis serta… Read More

1 hour ago