Moneter dan Fiskal

Harga Beras Naik, Pemerintah Berikan Sinyal Kucurkan Bantuan Lagi

Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan kenaikan harga beras yang sedang terjadi bukan hanya menjadi permasalahan di Indonesia saja, melainkan juga di global.

“Ini (beras) tidak terkait masalah domestik ini masalah besar di seluruh dunia secara global,” ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu, Febrio Kacaribu dalam BNI Investor Daily Summit 2023, Selasa 24 Oktober 2023.

Meskipun, kata Febrio, angka inflasi sudah menurun, yaitu pada level 2,28 persen secara tahunan (yoy), tetapi inflasi volatile food (komponen harga bergejolak) mulai meningkat kembali. Di mana, di saat harga cabai dan bawang mengalami deflasi, namun harga beras mengalami inflasi.

Baca juga: Gara-Gara Ini Produksi Beras RI Diproyeksi Anjlok Hingga Akhir Tahun

“Antisipasi yang harus kita lakukan? Memerankan APBN sebagai shock absorber, ini contohnya bagaimana memastikan pada titik tertentu sangat krusial kita pastikan APBN siap melakukan perannya,” katanya.

Oleh karenanya, pemerintah perlu menggenjot belanja terutama dari sisi ketahanan pangan dan stabilitas harga. Pemerintah pun memberi sinyal bakal memberikan bantuan untuk menstabilkan harga beras dan daya beli masyarakat.

“Harga beras yang masih tinggi kita sudah melakukan impor beras, memastikan suplainya ada,” katanya.

Baca juga: Bapanas Investigasi Dugaan Beras Sintetis yang Beredar di Bukittinggi

Namun, hal tersebut masih dibicarakan lebih lanjut oleh pemerintah. Masyarakat diminta menunggu pengumuman terkait adanya bantuan untuk menstabilkan harga beras.

“Ini sedang kita siapkan tinggal tunggu aja pengumumannya. Kita ingin lebih bold nanti kita tunggu aja kebijakan lebih spesifiknya. Ini mungkin gak lama lagi,” ungkapnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More

15 mins ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

37 mins ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

56 mins ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

2 hours ago

LPDP Minta Maaf atas Polemik Alumni Berinisial DS

Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More

3 hours ago

AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun ke PDB Nasional

Poin Penting Riset LPEM FEB UI: kontribusi AdaKami ke PDB 2024 Rp6,95–Rp10,96 triliun, berdampak ke… Read More

3 hours ago