Categories: News Update

Hardi Wijaya Mendadak Mundur dari Presiden Komisaris EMAS, Ada Apa?

Poin Penting

  • PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menerima surat pengunduran diri Hardi Wijaya Liong dari jabatannya sebagai Presiden Komisaris pada 3 November 2025.
  • Manajemen EMAS menegaskan pengunduran diri Hardi tidak memengaruhi kegiatan operasional, keuangan, hukum, maupun kelangsungan usaha perusahaan.
  • Hardi, yang menjabat sejak Juni 2025 dan dikenal sebagai pendiri Provident Capital, memiliki peran penting dalam transformasi EMAS hingga berhasil IPO pada September 2025.

Jakarta – PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mengumumkan bahwa Hardi Wijaya Liong selaku Presiden Komisaris perseroan, telah mengajukan pengunduran diri dari jabatannya. Surat resmi pengunduran diri tersebut diterima oleh perseroan pada 3 November 2025.

“Perseroan telah menerima surat pengunduran diri dari Bapak Hardi Wijaya Liong dari jabatannya selaku Presiden Komisaris Perseroan,” tulis manajemen EMAS dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), 5 November 2025.

Manajemen EMAS melanjutkan, pengunduran diri Hardi Wijaya Liong akan efektif setelah mendapat persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perseroan.

“Pengunduran diri Bapak Hardi Wijaya Liong akan efektif setelah mendapatkan persetujuan dalam RUPS,” tambah manajemen EMAS.

Perseroan juga menegaskan bahwa pengunduran diri Hardi Wijaya Liong tidak berdampak terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan.

Baca juga: Dampak Inflasi Emas, Ekonom Ingatkan Pemerintah Jaga Ekspektasi Pasar

Profil Hardi Wijaya Liong

Hardi Wijaya Liong sendiri dikenal sebagai salah satu tokoh penting di industri pertambangan yang turut mengawal pertumbuhan EMAS sejak awal transformasinya menjadi perusahaan publik.

Melansir laman perseroan, pria kelahiran tahun 1970 ini ditunjuk sebagai Presiden Komisaris Perseroan pada Juni 2025.

Hardi memulai kariernya sebagai Manajer di Kantor Akuntan Publik Prasetio Utomo & Rekan – Arthur Anderson Indonesia (1993-1998).

Dia kemudian melanjutkan kariernya di Citigroup Investment Banking Indonesia dengan jabatan terakhir sebagai Wakil Presiden dan Direktur PT Citigroup Securities (1998-2004).

Selain itu, Hardi juga dikenal sebagai sosok pendiri dan pemegang saham Grup Provident Capital yang memiliki beberapa portofolio investasi di Indonesia seperti Grup PT Merdeka Copper Gold Tbk, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk dan PT Provident Investasi Bersama Tbk (dahulu PT Provident Agro Tbk).

Baca juga: IPO EMAS Diserbu 406 Ribu Investor dari 24 Negara

EMAS Melantai di Bursa

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) baru saja melantai di Bursa Efek Indonesia pada 23 September 2025. Pasca IPO, harga saham EMAS langsung naik 25 persen atau menyentuh Auto Rejection Atas (ARA) menjadi Rp3.600 per saham.

Dalam IPO tersebut, EMAS diketahui melepas 1,62 miliar saham baru atau setara 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga penawaran Rp2.880 per saham, sehingga berhasil menghimpun dana sebesar Rp4,66 triliun.

Dana yang diperoleh dari IPO, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan untuk mendukung kegiatan modal kerja kegiatan operasional anak-anak perusahaan EMAS yang melakukan kegiatan usaha di bidang penambangan dan pengolahan bijih emas, serta akan digunakan untuk pembayaran sebagian pinjaman EMAS. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Gara-Gara Menu Kelapa Utuh, Operasional 9 Dapur MBG di Gresik Disetop

Poin Penting BGN menghentikan sementara 9 dapur Program Makan Bergizi Gratis di Gresik karena polemik… Read More

18 mins ago

Konflik Iran-AS-Israel Dorong Harga Minyak, Defisit APBN Berpotensi Melebar

Poin Penting Konflik Iran–AS–Israel memicu lonjakan harga minyak dunia hingga di atas USD100 per barel.… Read More

31 mins ago

Demutualisasi Bursa Efek dan Manajemen Risiko

Oleh Paul Sutaryono KINI pemerintah sedang menggodok Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang demutualisasi bursa efek.… Read More

40 mins ago

Cara Amartha Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Desa

Poin Penting Amartha meluncurkan Amartha Empower, portal donasi, zakat, dan sedekah untuk memperluas pemberdayaan ekonomi… Read More

50 mins ago

CCTV Tol Bisa Dipantau Real-Time di Travoy, Jasa Marga Bantu Pemudik Pilih Rute Terbaik

Poin Penting: Jasa Marga menyediakan akses CCTV di ruas tol yang dapat dipantau real-time melalui… Read More

58 mins ago

Prabowo Tegaskan Defisit APBN Tetap 3 Persen, Hanya Diubah Jika Terjadi Krisis Besar

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan batas defisit APBN 3 persen dari PDB tetap dipertahankan.… Read More

1 hour ago