Keuangan

Harapan Asosiasi Fitench Syariah pada Presiden Terpilih 2024

Jakarta – Memasuki tahun politik 2024, Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) punya harapan besar kepada bakal calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang siap ‘bertarung’ di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Ketua Umum AFSI, Ronald Yusuf Wijaya berharap siapa pun presiden yang terpilih ke depannya lebih peduli terhadap sektor teknologi keuangan yang saat ini. Mengingat sektor ini diyakini akan terus berkembang di Indonesia.

Baca juga: Fenomena Joki Pinjol Kian Marak, Asosiasi Bakal  Lakukan Tindakan Ini

“Saya pikir presiden berikutnya harus punya visi ekonomi dan keuangan digital untuk support industri ini supaya masyarakat bisa akses keuangan lebih baik, lebih cepat, dan lebih mudah,” ucap Ronald di Jakarta, 1 November 2023.

Lebih lanjut, Ronald menjelaskan saat ini tingkat inklusi terhadap sektor keuangan Indonesia masih lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat literasinya. Kondisi ini berbanding terbalik dengan negara-negara di luar negeri.

“Karena lucu nih Indonesia kan kita bicara literasi inklusi, inklusi kita selalu lebih tinggi daripada literasi, artinya apa orang pakai (sektor keuangan) tapi ngga ngerti, kalau di luar negeri literasi lebih tinggi daripada inklusi orang ngerti baru pakai,” imbuhnya.

Senada dengan Ronald, Executive Director Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech), Aries Setiadi juga berharap bahwa capres dan cawapres terpilih nantinya memiliki perhatian dan pemahaman yang baik terhadap industri fintech.

Baca juga: OJK Beberkan Nasib 29 Fintech Lending yang Masih Kurang Modal

“Perhatian mau fasilitasi fintech ini, regulator tentu tugasnya pengawasan, yang bagi industri fintech membuat inovasi namanya inovasi hal baru hal yang belum diatur sebelumnya atau hal mengubah peraturan yang ada,” ujar Aries dalam kesempatan yang sama.

Seperti diketahui, saat ini sudah ada tiga pasangan capres-cawapres yang mendaftarkan diri untuk Pilpres 2024. Mereka di antaranya Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Komisi IX Desak Perlindungan 19 Juta Pekerja Miskin Lewat BPJS Ketenagakerjaan

Poin Penting Sekitar 19 juta pekerja miskin belum terjangkau jaminan sosial ketenagakerjaan. DPR dorong percepatan… Read More

8 mins ago

Penyaluran KUR Syariah BSI Tembus Rp1,65 Triliun di Februari 2026

Poin Penting Penyaluran KUR Syariah PT Bank Syariah Indonesia Tbk mencapai Rp1,65 triliun hingga Februari… Read More

12 mins ago

Ramadan 2026 Dongkrak Transaksi PayLater Kredivo hingga 27 Persen

Poin Penting Volume transaksi PayLater Kredivo naik 27% YoY, nilai transaksi meningkat 26% selama Ramadan… Read More

27 mins ago

Menhub Beberkan Alasan Jaga Tarif Pesawat demi Daya Beli dan Industri

Poin Penting: Pemerintah menjaga tarif pesawat agar tetap seimbang antara daya beli masyarakat dan keberlanjutan… Read More

45 mins ago

OJK Cabut Izin Usaha 6 BPR Sepanjang Kuartal I 2026, Ini Daftarnya

Poin Penting OJK mencabut izin usaha 6 BPR sepanjang kuartal I 2026. Langkah ini dilakukan… Read More

51 mins ago

Kemendagri Jamin Keberlanjutan PPPK, Belanja Pegawai Tetap Ideal

Poin Penting: Kemendagri menjamin keberlanjutan PPPK dengan memastikan anggaran dan belanja pegawai tetap terkendali. Alokasi… Read More

1 hour ago