Keuangan

Hanwha Life Rilis Hanwha Smart CI Plus, Untuk Perlindungan Penyakit Kritis

Jakarta – Hanwha Life Insurance Indonesia (Hanwha Life), perusahaan asuransi asal Korea Selatan, memperkenalkan Hanwha Smart CI Plus sebagai proteksi terhadap 66 penyakit kritis dan serius hingga usia 80 tahun.

Umbu Prabawa, Agency Channel Head Hanwha Life Insurance Indonesia, mengungkapkan, Hanwha Smart CI Plus untuk perlindungan penyakit kritis adalah hadiah cinta terbesar bagi keluarga.

“Dengan biaya perawatan penyakit kritis berkisar ratusan juta hingga miliaran rupiah, asuransi penyakit kritis seperti Hanwha Smart CI Plus menjadi proteksi yang wajib dimiliki sejak dini,” katanya, Kamis, 24 Februari 2022.

Hanwha Smart CI Plus diperkenalkan dalam acara virtual health talk cepat tanggap mengatasi situasi darurat gejala critical illness dan omicron pada 10 Februari 2022. Di kesempatan itu Hanwha Life bersama Docquity turut berbagi tips pencegahan, deteksi dini, dan pertolongan pertama terhadap penyakit kritis, situasi gawat darurat dan Covid-19.

dr. Bobi Prabowo, Sp.EM, M.Biomed, Ketua Umum Perhimpunan Dokter Ahli Emergensi Indonesia (PERDAMSI) memaparkan, saat ini penyakit yang menyebabkan kematian tertinggi di Indonesia adalah penyakit jantung, stroke dan diabetes.

“Yang perlu diwaspadai, usia pasien penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular) semakin muda. Sekarang, usia 20-an sudah harus waspada akan hipertensi, kolestrol dan stroke. Semua ini berkaitan dengan gaya hidup yang kurang sehat,” tegas Bobi.

Hanwha Smart CI Plus hadir dengan lima keunggulan untuk memproteksi keluarga Indonesia dari risiko kehidupan akibat penyakit kritis. Pertama, manfaat perlindungan dari 66 penyakit kritis dan serius hingga usia 80 tahun. Kedua, manfaat tunai akhir polis. Ketiga, opsi pembebasan pembayaran premi lanjutan dengan rider Waiver of Premium CI. Keempat, manfaat perlindungan jiwa. Kelima, fleksibilitas pembayaran premi bulanan, triwulan, semester atau tahunan.

Adapun, usia masuk tertanggung untuk Hanwha Smart CI Plus adalah 20-65 tahun dengan minimum uang pertanggungan (UP) Rp200 juta. Preminya cukup terjangkau, yakni mulai dari Rp500 ribu per bulan untuk tertanggung usia 25 tahun dengan UP Rp250 juta.

Pada kuartal III 2021, Hanwha Life memiliki total aset Rp2,05 triliun, tingkat solvabilitas (RBC) 6.836,11%, serta telah membayarkan klaim dan manfaat kepada nasabah sebesar Rp48,53 miliar. (*) Ari Nugroho

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

58 mins ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

2 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

2 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

2 hours ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

2 hours ago

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

5 hours ago