Categories: KeuanganNews Update

Hanwha Life Perkenalkan Produk Saving Protection

Jakarta – Memutus rantai generasi sandwich perlu perencanaan finansial yang bijak. Mulai dari mempersiapkan dana pensiun, memproteksi diri dengan asuransi jiwa, asuransi kesehatan serta asuransi penyakit kritis, sampai memilih instrumen investasi yang tepat.

Hanwha Life Insurance Indonesia (Hanwha Life), salah satu perusahaan asuransi jiwa terbesar asal Korea Selatan, baru saja memperkenalkan Hanwha Saving Protection sekaligus berbagi tips mengelola keuangan yang aman dan terjamin di CGV FX Sudirman, Jakarta.

“Hanwha Saving Protection adalah solusi perencanaan keuangan yang aman, terjamin dan optimal bagi tujuan finansial jangka pendek dan menengah. Produk asuransi jiwa berjangka ini tepat untuk melindungi dan mencapai tujuan finansial dalam waktu 7 tahun,” kata CEO Hanwha Life Insurance Indonesia, David Yeom.

Dengan membayar premi tahunan mulai dari Rp12 juta selama 5 tahun, nasabah bisa mendapatkan proteksi jiwa hingga 600% dan pengembangan dana hingga 650% dari premi tahunan dalam jangka waktu 7 tahun. Juga, setelah tahun ke-5, nasabah memiliki kepastian dengan adanya Nilai Tunai Terjamin sebesar 100% premi yang telah dibayarkan.

Laporan Spotlight on Retirement: Indonesia dari Society of Actuaries dan The LIMRA LOMA Secure Retirement Institute pada tahun 2018 melihat rentang usia 30 – 45 tahun memiliki beban dan risiko finansial yang kompleks.

Usia 30 – 45 tahun (young workers) masih dalam jerat generasi sandwich, jadi harus memikirkan kebutuhan dua keluarga mulai dari gaya hidup pasangan, pendidikan tinggi dan pernikahan anak, pelunasan KPR, sampai biaya perawatan orang tua.

“Setiap keputusan finansial berpengaruh besar terhadap kualitas hidup. Berapapun usia Anda saat ini, lakukan perencanaan keuangan mulai dari sekarang untuk hidup yang lebih baik! Apabila baru merencanakan keuangan pada usia 30-45 tahun, baiknya memilih instrumen investasi yang risikonya rendah atau sedang, dengan jangka waktu di bawah 10 tahun, seperti Hanwha Saving Protection” tegas David Yeom.

David Yeom mengungkapkan, pada kuartal II 2019, Hanwha Life mencatatkan total aset Rp2,04 triliun, total investasi Rp1,88 triliun, hasil investasi Rp63,63 miliar, tingkat solvabilitas (RBC) 6.347,41%, serta membayarkan klaim dan manfaat sebesar Rp16,83 miliar kepada nasabah.

Sampai dengan 30 Juni 2019 perusahaan memiliki 14 kantor pemasaran dan telah melayani 14.000 polis. Informasi lebih lanjut dapat dilihat pada www.hanwhalife.co.id. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

2 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

3 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

3 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

3 hours ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

4 hours ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

5 hours ago