Jakarta – PT Hanwha Life Insurance Indonesia, perusahaan asuransi jiwa yang berpusat di Korea Selatan, meluncurkan produk Hanwha Optimal Protection Excellence, Rabu, 21 Agustus 2024.
CEO Hanwha Life Indonesia, Steven Namkoong, mengatakan produk tersebut merupakan produk asuransi jiwa unitlink yang memiliki manfaat investasi optimal dan disertai dengan manfaat perlindungan maksimal hingga usia 99 tahun.
“Hanwha Optimal Protection Excellence (HOPE) sengaja kami susun untuk mewujudkan harapan untuk meraih kemerdekaan finansial, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia akan produk asuransi jiwa unit link,” ucap Steven dalam keterangan resmi di Jakarta, 21 Agustus 2024.
Baca juga: Dua Hal Ini jadi Tantangan Utama Broker Asuransi di Indonesia
Steven menjelaskan, produk HOPE tersebut memiliki jangkauan yang luas dengan rentang usia pemegang polis mulai dari 18 tahun dan tertanggung mulai dari 30 hari sampai 70 tahun, serta premi dasar yang terjangkau mulai dari Rp500 ribu dan premi top-up mulai Rp100 ribu per bulan.
Selain itu, produk HOPE ini juga memiliki tujuh manfaat yang dapat mewujudkan harapan masyarakat Indonesia untuk memiliki perencanaan finansial yang baik, di antaranya adalah:
Adapun, pada Juli 2024, Hanwha Life memiliki total aset Rp2,14 triliun dan tingkat solvabilitas (RBC) 1.047,17 persen. Perseroan juga telah membayarkan klaim dan manfaat kepada nasabah sebesar Rp91,42 miliar. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Bank Indonesia (BI) menambah kuota dan memajukan jadwal pemesanan tukar uang tahap kedua… Read More
Poin Penting PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta memastikan diskon 30% tiket KA Lebaran… Read More
Poin Penting Menkop menargetkan percepatan pembangunan 30.336 Kopdes Merah Putih untuk memperkuat ekonomi desa dan… Read More
Poin Penting Bank Jambi menjamin mengganti penuh dana nasabah yang hilang jika audit membuktikan ada… Read More
Poin Penting JPMorgan Chase menutup rekening Donald Trump dan bisnisnya pada Februari 2021, sekitar sebulan… Read More
Poin Penting Dalam FGD yang digelar Nusantara Impact Center, Wijayanto Samirin menegaskan risiko bisnis tidak… Read More