Keuangan

Hanwha Life Gandeng K-Lab Berikan Layanan Kesehatan dari Korea

Jakarta – Perusahaan asuransi asal Korea Selatan, Hanwha Life menggandeng K-Lab untuk memberikan akses layanan kesehatan dari Negeri Gingseng.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara CEO Hanwha Life Indonesia Steven Namkoong dan Direktur LX International Choi Min pada awal Juni lalu di Jakarta.

telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama Hanwha Life dan K-Lab pada awal Juni lalu.

Diketahui, K-Lab Medical Center adalah klinik pemeriksaan kesehatan bernuansa Korea pertama di Indonesia.

K-Lab merupakan hasil kolaborasi dari Seoul Clinical Laboratories (SCL) yang ternama sebagai klinik laboratorium pertama dan terbaik di Korea, bersama LX International (sebelumnya LG International) yang telah beroperasi lebih dari setengah abad di Indonesia.

Baca juga: Hingga Mei 2023, Premi Sektor Asuransi Masih Alami Kontraksi 1,62%

K-Lab juga didukung oleh Hanaro Medical Foundation, institusi pemeriksaan kesehatan rujukan dari National Health Insurance Service (NHIS) yang memenangkan Customer Satisfaction Management Awards selama 7 tahun berturut-turut (2017-2023) di Korea.

CEO Hanwha Life Indonesia, Steven Namkoong mengatakan, lewat kerja sama dengan K-Lab, nasabah, karyawan, agen dan mitra Hanwha Life bisa semakin nyaman ketika hendak melakukan medical check up maupun konsultasi rawat jalan dengan akses ke teknologi terkini dan layanan kesehatan dari Korea di Indonesia.

“Apalagi, dengan adanya layanan cashless dan pendamping berbahasa Korea. Selain itu, akan ada acara, branding dan program hadiah bersama K-Lab,” katanya dikutip 4 Juli 2023.

Sementara, Direktur LX International Choi Min menambahkan, pihaknya menyambut baik kerja sama antara K-Lab dengan Hanwha Life. K-Lab Medical Center menghadirkan pengalaman klinik laboratorium terbaik dari Korea.

“Tentunya, dengan dokter dan perawat yang mendapatkan pelatihan berstandar internasional, dan peralatan medis berkualitas dari Philips, Alpirion, dan lainnya,” ungkap Choi Min.

Baca juga: Bos OJK: Di Tengah Ketidakpastian Global, Industri Keuangan RI Masih Aman

K-Lab dapat melakukan lebih dari 1.300 tipe pemeriksaan termasuk kimia klinis, imunologi klinis, patologi molekular, NGS, genetik, alergi, GERD dan banyak lagi.

Beberapa tes juga langsung ditangani oleh Seoul Clinical Laboratories yang memiliki lebih dari 4.000 tipe pemeriksaan dan memiliki kapasitas untuk menjalankan lebih dari 50 juta tes dalam setahun. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

39 mins ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

9 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

10 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

11 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

12 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

12 hours ago