Categories: KeuanganNews Update

Hanwha Life dan Bank IBK Indonesia Jalin Kerjasama Bancassurance

Jakarta – PT Hanwha Life lnsurance lndonesia (Hanwha Life) dan PT Bank IBK Indonesia Tbk (Bank IBK Indonesia) secara resmi menjalin kerja sama bancassurance.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama bancassurance ini dilakukan oleh CEO Hanwha Life Insurance Indonesia, David Yeom dan Direktur Utama Bank IBK Indonesia, Park Ju Yong pada Senin, 11 November 2019 di Hotel Fairmont, Jakarta.

“Kami menyambut baik kerja sama bancassurance Hanwha Life dengan Bank IBK lndonesia, yang merupakan sesama perusahaan finansial asal Korea Selatan. Kemitraan ini bersifat jangka panjang dan kami menargetkan premi tahunan ekuivalen (APE) sebesar Rp36,65 miliar selama Iima tahun ke depan. Dalam kesempatan ini, bancassurance Hanwha Life dan Bank IBK Indonesia juga memperkenalkan Sejahtera Maxima Link, sebagai produk perdananya,” kata CEO Hanwha Life Insurance Indonesia, David Yeom, di Hotel Fairmont Jakarta, Senin, 11 November 2019.

Sementara itu, Direktur Utama Bank IBK Indonesia, Park Ju Yong, menyatakan, sebagai bank yang memiliki fokus utama pada segmen UKM di Indonesia, pihaknya berharap kemitraan bancassurance Bank IBK Indonesia bersama Hanwha Life dapat memberikan proteksi dan manfaat lebih kepada nasabah.

Dengan begitu mulai bulan November ini, seluruh nasabahnya memiliki akses untuk menikmati manfaat proteksi dan investasi dari Sejahtera Maxima Link melalui 30 jaringan kantor Bank IBK Indonesia yang tersebar di wilayah Indonesia.

“Kami akan terus mengembangkan kerja sama terkait asuransi dengan Hanwha Life Insurance Indonesia, seperti layanan asuransi gratis untuk nasabah payroll, serta produk dan layanan asuransi lainnya,” jelasnya.

Head of Bancassurance Hanwha Life Insurance Indonesia, Hendro lrianto, menambahkan untuk produk Sejahtera Maxima Link sendiri menyediakan perlindungan jiwa hingga usia 100 tahun, serta fleksibilitas dalam menentukan penempatan dana investasi dan memilih asuransi tambahan (rider) yang sesuai dengan kebutuhan, seperti untuk perlindungan kesehatan, penyakit kritis, dan lain-lain.

Produk asuransi regular premium unit link ini juga memberikan fitur bonus loyalitas pada tahun ke10 dan ke-15, biaya akuisisi yang singkat dan rendah selama tiga tahun, penarikan sebagian dana (Withdrawal) tanpa biaya, dan fitur yang menjamin polis tetap aktif selama 5 tahun pertama.

Kerja sama bancassurance Hanwha Life dengan Bank IBK Indonesia merupakan representasi dan dua perusahaan jasa keuangan besar asal negri ginseng.

Hanwha Life Insurance lndonesia terbentuk dari hasil akuisisi PT Multicor Life Insurance oleh Hanwha Life Insurance Co. Ltd (Hanwha Life Group). Sementara, Bank IBK lndonesia adalah hasil merger dan akuisisi PT Bank Agris Tbk dan PT Bank Mitraniaga Tbk oleh Industrial Bank of Korea (IBK).

Kedua pemegang saham mayoritas Hanwha Life Insurance Indonesia dan Bank IBK lndonesia (IDX: AGRS) merupakan raksasa finansial di Korea Selatan. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

9 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

10 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

10 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

10 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

14 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

17 hours ago