Jakarta – Di tengah tantangan ekonomi global, Hankook Tire & Technology (Hankook Tire) justru mencatatkan kinerja keuangan yang impresif pada 2024.
Berdasarkan laporan keuangan tahunannya, perusahaan membukukan penjualan sebesar KRW 9,4119 triliun dengan laba operasional KRW 1,7622 triliun. Angka ini mencerminkan peningkatan 5,3 persen dalam penjualan dan lonjakan 32,7 persen dalam laba operasional dibandingkan tahun sebelumnya.
Strategi agresif dan fokus pada produk bernilai tinggi menjadi kunci keberhasilan Hankook Tire. Pada kuartal keempat saja, perusahaan mencatatkan penjualan KRW 2,5315 triliun dan laba operasional KRW 473,2 miliar.
Baca juga: Aksi Korporasi Sukses, Bukti Komitmen KB Bukopin Atas Kinerja Berkelanjutan
Chairman Hankook & Company Group, Hyunbum Cho menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari strategi ‘First Mover’ yang digagasnya.
“Strategi ini mendorong perusahaan untuk beradaptasi secara proaktif dengan dinamika pasar, sekaligus terus berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan,” ujarnya, dikutip dari keterangan tertulis, Senin, 10 Februari 2025.
Keberhasilan ini ditopang oleh meningkatnya penjualan ban penumpang berukuran 18 inci dan di atasnya, serta kategori produk bernilai tinggi, yang tumbuh 2,3 persen secara tahunan hingga mencapai 46,5 persen dari total penjualan.
Baca juga: Aplikasi Byond by BSI Eror, BSI Pastikan Data dan Dana Nasabah Aman
Namun, Hankook Tire tidak berhenti di situ. Menatap 2025, perusahaan menargetkan peningkatan penjualan tahunan dengan menjaga margin laba operasional di kisaran 10 persen. Selain itu, penjualan ban berukuran 18 inci ke atas ditargetkan melampaui 50 persen dari total volume penjualan.
“Kami akan terus memperluas kehadiran kami di pasar strategis, memperkuat kemitraan dengan produsen mobil premium, serta mendiversifikasi portofolio agar tetap menjadi pemimpin di industri kendaraan listrik yang berkembang pesat,” tambah Cho.
(*) Alfi Salima Puteri
Poin Penting Status JKN PBI mendadak nonaktif akibat penyesuaian data, bukan pengurangan jumlah penerima bantuan… Read More
Poin Penting OJK menyiapkan kenaikan minimum free float emiten secara bertahap hingga 15 persen dalam… Read More
Poin Penting IHSG sesi I ditutup melemah 0,53 persen ke level 8.079,32, berbalik turun dari… Read More
Poin Penting Misbakhun membantah mengetahui isu namanya masuk bursa calon Ketua OJK dan menegaskan masih… Read More
Poin Penting OJK memperluas klasifikasi investor pasar modal dari 9 menjadi 27 jenis untuk meningkatkan… Read More
Poin Penting Indonesia jadi negara dengan pekerja paling bahagia di Asia Pasifik, dengan 82 persen… Read More