Jakarta–PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) optimis akan capai pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 20 persen pada tahun ini, seperti diungkapkan Martin Lee, Presiden Direktur perseroan di Jakarta, hari ini.
Menurut Martin, pihaknya akan terus mengembangkan produk dan layanan bisnis wealth management dalam mencapai target DPK tersebut, yang akan diupayakan mencpai Rp22,55 triliun pada tahun ini.
“Kita akan terus kembangkan produk wealth management agar para nasabah kita bisa betah di Hana Bank. Salah satunya kita buat dengan bekerja sama dengan Schroder,” timpal Gempur Eskandaru, Head of Funding and Wealth Management Business Division Bank KEB Hana Indonesia
Per akhir 2016, total dana kelolaan bisnis wealth management perseroan mencapai Rp2,5 triliun, dan ditargetkan meningkat menjadi Rp3 triliun pada tahun 2017.
Gempur menjelaskan, tambahan produk Schroder ini akan meningkatkan dana kelolaan wealth management, karena selama ini nasabah masih banyak nasabah menempatkan dana di asuransi, dan sedikit menempatkan dana di fund manager. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More
Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More
OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More
Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More