Perbankan

Hana Bank Pede Laba Tumbuh 15,66 Persen di 2025, Begini Strateginya

Poin Penting

  • Hana Bank optimistis laba bersih tumbuh dua digit hingga akhir 2025, didukung kinerja semester I yang naik 27,28 persen secara tahunan.
  • Strategi utama meliputi ekspansi ke segmen UMKM dan ritel, peningkatan fee based income, serta efisiensi manajemen pendanaan.
  • Kredit tumbuh 9,81 persen menjadi Rp39,73 triliun, dengan rasio NPL gross dan net tetap rendah di 0,73 persen dan 0,26 persen, mencerminkan kehati-hatian.

Jakarta – Di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang, PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) percaya diri bisa membukukan pertumbuhan laba double digit, atau 15,66 persen year-on-year (yoy) hingga akhir 2025.

Optimisme itu tidak hanya dilatari performa apik yang dibukukan pada paruh pertama 2025, tapi juga strategi yang disiapkan perseroan, termasuk ekspansi ke segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Hana Bank menerapkan sejumlah strategi untuk mengejar target tersebut, antara lain menjadikan segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan ritel sebagai fondasi menuju pertumbuhan berkelanjutan, meningkatkan fee based income, dan menjaga manajemen pendanaan yang stabil,” ujar Chief Personal Banking Officer Hana Bank, Stefen Loekito, dalam media gathering di Jakarta, Selasa, 30 September 2025.

Baca juga: Fungsi Intermediasi Tumbuh Solid, Hana Bank Kantongi Laba Bersih Rp330,33 M di Juni 2025

Komitmen Hana Bank untuk ekspansi ke segmen UMKM itu juga ditandai dengan perubahan susunan direksi pada RUPST pertengahan 2025 kemarin. Hendri Setiawan diangkat sebagai direktur perseroan yang akan membawahi segmen UMKM atau SME.
Kredit ke segmen UMKM memang menawarkan margin bunga yang lebih tebal dibandingkan segmen korporasi.

Stefen menambahkan, untuk menjaga performa bisnisnya, Hana Bank juga akan berfokus pada diversifikasi dan kolaborasi, yakni dengan meminimalkan risiko konsentrasi, meningkatkan cross-selling antarsegmen nasabah, dan meningkatkan partnership dengan memanfaatkan sistem teknologi informasi.

Selain laba yang tumbuh 15,66 persen, Hana Bank juga membidik pertumbuhan kredit 7,76 persen hingga akhir 2025. Sementara DPK dan total aset masing-masing ditargetkan meningkat 3,98 persen dan 4,77 persen.

Sebagai informasi, pada semester I 2025, Hana Bank membukukan laba bersih Rp330,33 miliar, atau melonjak 27,28 persen secara tahunan. Kenaikan labanya jauh lebih tinggi dibandingkan industri perbankan nasional yang hanya tumbuh di bawah 4 persen.

Baca juga: Hana Bank Kantongi Laba Rp519,43 Miliar di 2024, Tumbuh 14,61 Persen

Laju laba Hana Bank ditopang fungsi intermediasi yang tumbuh solid. Kredit mengalami kenaikan 9,81 persen, atau menjadi Rp39,73 triliun, sehingga menghasilkan pendapatan bunga bersih yang tumbuh menjadi Rp944,30 miliar.

Ekspansi kredit juga dibarengi dengan kehatian-hatian. Ini tercermin dari rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) gross dan net masing-masing terjaga di level 0,73 persen dan 0,26 persen.

Di lain sisi, bank beraset Rp52,13 triliun per Juni 2025 ini juga berhasil menjalankan operasional bisnisnya dengan lebih efisien. (*) Ari Astriawan

Yulian Saputra

Recent Posts

Bumi Serpong Damai (BSDE) Catat Prapenjualan Rp10,04 Triliun, Lampaui Target 2025

Poin Penting BSDE membukukan prapenjualan Rp10,04 triliun pada 2025, tumbuh 3 persen yoy dan melampaui… Read More

32 mins ago

Leadership is All About Getting Result

Oleh Ignasius Jonan, Bankir Senior, Menteri Perhubungan 2014-2016, dan Menteri ESDM 2016-2019 TAHUN 2026 diawali… Read More

1 hour ago

IHSG Pagi Ini Dibuka Melemah ke Level 8.122

Poin Penting IHSG dibuka flat melemah di level 8.122,01 pada perdagangan Selasa (4/2), dengan nilai… Read More

2 hours ago

Rupiah Hari Ini (4/2) Dibuka Melemah ke Level Rp16.762 per USD

Poin Penting Rupiah melemah tipis pada awal perdagangan Rabu (4/2/2026), dibuka di level Rp16.762 per… Read More

2 hours ago

Update Harga Emas Hari Ini: Antam Melesat, Galeri24-UBS Kompak Turun

Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian melanjutkan tren penurunan pada Rabu (4/2/2026),… Read More

3 hours ago

IHSG Berpeluang Menguat, Ini Katalis Penggeraknya

Poin Penting IHSG diprediksi bergerak variatif cenderung menguat dengan area support 7.715–7.920 dan resistance 8.325–8.530,… Read More

3 hours ago