Internasional

Hamas–Israel Sepakat Perpanjang Gencatan Senjata Selama Satu Hari

Jakarta – Kelompok Hamas-Israel menyepakati perpanjangan gencatan senjata satu hari hingga Jumat, 1 Desember 2023.

Kesepakatan perpanjangan tersebut diumumkan sehari jelang berakhirnya jeda pertempuran pertama pada Kamis (30/11) pagi waktu setempat.

Dinukil AFP, Kamis (30/11), militer Israel mengumumkan bahwa jeda pertempuran akan diperpanjang. Disebutkan, bahwa perpanjangan tersebut dimaksudkan agar para mediator yakni Qatar, Mesir dan Amerika Serikat (AS) terus membantu perundingan perihal pembebasan lebih banyak sandera yang ditahan di Jalur Gaza.

Baca juga: Cerita WN Thailand jadi Sandera Hamas, Tak Pernah Disiksa dan Diberi Makan

“Menyoroti upaya mediator untuk melanjutkan proses pembebasan para sandera dan mematuhi ketentuan kerangka kerja, jeda operasional akan terus berlanjut,” sebut militer Israel dalam pernyataannya.

Hal yang sama juga dikatakan Hamas bahwa kesepakatan jeda pertempuran telah dicapai untuk memperpanjang gencatan senjata satu hari atau 24 jam ke depan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed Al Ansari mengungkapkan, Israel dan Hamas menyepakati untuk memberikan jeda kemanusiaan di Gaza.

“Palestina dan Israel mencapai kesepakatan untuk memperpanjang gencatan senjata kemanusiaan di Jalur Gaza selama satu hari tambahan dengan kondisi yang sama sebelumnya,” katanya dalam keterangan tertulis dilansir AFP.

Baca juga: Gerakan Medsos Julid Fisabilillah Sukses Serang Mental Tentara Israel

Sebelumnya, Israel dan Hamas dikabarkan sepakat untuk memperpanjang gencatan senjata untuk setidaknya 24 jam ke depan hingga Jumat (1/12).

Dalam perjanjian, pihak Hamas sepakat membebaskan ratusan sandera yang ditahan secara bertahap oleh Israel.

Sementara itu, Israel juga menyepakati pembebasn warga Palestina yang sudah ditahan selama bertahun-tahun di penjara. Pada Rabu (29/11), Hamas sudah membebaskan 16 sandera, sementara Israel membebaskan 30 tahanan Palestina dari penjara. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Kriminalisasi Kredit Macet: Banyak Analis Kredit yang Minta Pindah Bagian dan Bahkan Rela Resign

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More

3 hours ago

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

15 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

16 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

16 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

22 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

23 hours ago