Jakarta – Bank Indonesia (BI) pada hari ini (10/6) menggelar halal bihalal di kompleks BI setelah setelah melewati bulan suci ramadhan 1440 H. Nampak hadir menyambut para tamu yakni Gubernur BI Perry Warjiyo, Deputi Gubernur BI Senior Mirza Adityaswara serta jajaran Deputi Gubernur BI Erwin Rijanto, Sugeng, dan Rosmaya Hadi.
Terlihat tidak ada yang berbeda pada acara halal bihalal pada tahun ini dengan tahun sebelumnya yakni penyelenggaraan halal bihalal dibarengi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam satu tempat kompleks perkantoran BI.
Terlihat pejabat OJK juga lengkap hadir menyambut tamu-tamu yang datang, yakni Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, Wakil Ketua Dewan Komisioner Nurhaida, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana.
Ada juga Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen, Anggota Dewan Komisioner Ahmad Hidayat, dan juga Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Tirta Segara.
Acara silahturahmi hari raya idul Fitri 1440H dimulai sejak pukul 09.00 WIB juga dihadiri oleh sejumlah bankir dan pejabat lembaga dan negara seperti Direktur Utama BTN Maryono, Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman, Presiden Direktur BCA Syariah John Kosasih, dan lainnya.
Selain itu, nampak pejabat lembaga keuangan lain dengan didampingi oleh istri yang yang hadir dengan ramah. Pejabat kedua lembaga ini pun mengenakan pakaian resmi yakni batik untuk pria dan kebaya untuk wanita. (REZ)
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More