Categories: Teknologi

Hadirkan 2 Solusi, Datacomm Incar Perbankan dan Ritel

Jakarta–Datacomm Cloud Business, unit bisnis PT Datacomm Diangraha yang fokus menyediakan layanan cloud, memperkenalkan Cloudciti Backup-as-a-Service (BaaS) dan Cloudciti Enterprise Mobility Management (CEMM).

BaaS adalah solusi untuk backup data yang aman, terjamin dan dapat memenuhi skalabilitas yang didukung oleh Acronis AnyData Engine. Sedangkan CEMM adalah solusi yang lengkap dan aman untuk mengelola aplikasi, data dan layanan mobile yang didukung oleh Citrix XenMobile.

Dua solusi berbasis cloud ini memberikan dukungan kemudahan, fleksibilitas dan biaya yang efektif untuk memaksimalkan efisiensi dan produktivitas kepada perusahaan dan organisasi di Indonesia.

Fenomena BYOD (bring your own device) yang terus berkembang mengharuskan bisnis menggunakan solusi yang mudah dalam penggelaran dan pengelolaannya, tidak memerlukan biaya uang muka yang besar, dan dapat memenuhi kebutuhan mereka tanpa mengorbankan persyaratan keamanan data perusahaan. Solusinya, dengan menggunakan pengelolaan data dan mobility yang diantarkan dengan teknologi cloud computing.

“Seiring dengan perusahaan dan organisasi yang menerapkan kebijakan BYOD dan teknologi mobility, kami menyediakan solusi Cloudciti Backup-as-a-Service (BaaS) dan Cloudciti Enterprise Mobility Management (CEMM),” ucap Managing Director Datacomm Cloud Business, Sutedjo Tjahjadi dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat, 19 Februari 2016.

Ia menekankan, bahwa kedua solusi berbasis cloud ini akan memberikan manfaat kelincahan, kemudahan pengelolaan, keandalan serta jaminan keamanan untuk pelanggan. Sementara, lanjutnya, terdapat potensi pasar yang besar dari industri perbankan, ritel, oil & gas, healthcare di Indonesia yang membutuhkan solusi seperti yang ditawarkan Datacomm.

Sebagai gambaran, industri perbankan di Indonesia sudah menyediakan layanan mobile banking yang berkembang saat cepat. Bukan hanya nasabah yang menginginkan akses ke data perbankan mereka dari mana saja dan dari segala jenis perangkat, para karyawan bank juga menginginkan hal yang sama. Serta dengan gencarnya program layanan keuangan tanpa kantor yang dilakukan kalangan perbankan.

Sutedjo menambahkan, industri ritel juga dapat menggunakan solusi ini untuk pengelolaan inventori, meningkatkan pengalaman berbelanja dan meningkatkan kepuasan pelanggannya. Juga semakin banyaknya jaringan ritel baru yang membuka atau menambah cabangnya di Indonesia.

Datacomm Cloud Business adalah penyedia layanan cloud yang memiliki komitmen service, sarat pengalaman teknik dan mengerti cara memberikan support dalam penerapan solusi ini. “Datacomm memiliki infrastruktur pusat data milik sendiri yang berlokasi di dalam negeri sehingga dapat memberikan manfaat besar bagi pelanggan dalam hal network latency yang akan memperbaiki waktu respon dan pengalaman pelanggan,” tutup Sutedjo. (*) Paulus Yoga

Paulus Yoga

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

9 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

10 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

13 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

16 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

21 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

21 hours ago