News Update

Hadir di INACRAFT 2025, Produk UMKM Binaan Waskita Karya Diborong Pembeli Mancanegara

Jakarta – PT Waskita Karya (Persero) Tbk turut ambil bagian dalam kegiatan INACRAFT 2025 dengan mengirimkan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) binaannya. UMKM tersebut menampilkan berbagai produk tas anyaman berbahan plastik daur ulang, aksesori, pakaian, serta kerudung.

Tidak hanya menarik pembeli lokal, produk buatan UMKM binaan itu pun mengundang pengunjung dari mancanegara. Salah satunya dari Brazil yang membeli banyak aksesori di stan Waskita, mulai dari tas, kalung, hingga gelang.

“Kami bangga dapat kembali berpartisipasi dalam Pameran INACRAFT tahun ini. Sebagai BUMN Konstruksi, kami tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tapi juga ikut mendorong pengembangan UMKM agar bisa naik kelas dan go global, maka Waskita kini memiliki 600 UMKM binaan,” ujar Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita dikutip 10 Februari 2025.

Baca juga: Ada Rumah BUMN di INACRAFT 2025, Yuk Intip Isinya

Ia menambahkan, antusias para pengunjung Inacraft ke booth UMKM binaan Waskita terus bertambah setiap tahun. Bahkan kali ini, Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN Loto Srinaita Ginting dan artis Dennis Adhiswara juga menyambangi stan Waskita sekaligus membeli beberapa produknya.

Dengan bergabungnya UMKM Waskita Karya pada Inacraft 2025 menghasilkan total penjualan UMKM mencapai Rp4,1 juta lebih dalam sehari.

“Pameran ini merupakan ajang bagi para UMKM terutama pengrajin dan pelaku ekonomi kreatif untuk mengenalkan sekaligus menjajakan produknya. Secara lebih luas, Inacraft juga membuka peluang pasar lebih luas,” imbuhnya.

Inacraft 2025 berlangsung mulai 5 hingga 9 Februari 2025 di Jakarta dengan mengusung tema ‘From Smart Village to Global Market’. Pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara itu diikuti sekitar 1.000 peserta hasil binaan dari kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan BUMN.

Dalam Pameran INACRAFT 2025, Rumah BUMN hadir menampilkan beragam kerajinan tangan, fashion, serta 149 jenis produk unggulan. Dalam booth tersebut, sebanyak 14 BUMN berpartisipasi, melibatkan 52 UMKM binaan yang siap menembus pasar internasional. 

Rumah BUMN juga menghadirkan berbagai Mini Event dalam kegiatan ini. Setiap harinya, pengunjung dapat menikmati serangkaian kegiatan interaktif, seperti workshop dan demonstrasi produk dari sejumlah BUMN yang berpartisipasi. 

Baca juga: Menekraf Dorong BPOM Bantu UMKM Naik Kelas, Ini Alasannya

Sementara, Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan, UMKM dan BUMN merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia. Hal tersebut menunjukkan BUMN tidak hanya berfokus pada pertumbuhan korporasi, tetapi juga berperan aktif membantu pelaku usaha Indonesia agar semakin berkembang dan tangguh di pasar nasional sekaligus internasional dalam mendukung ekonomi kerakyatan. 

“Kementerian BUMN memiliki peran besar dalam membantu memajukan UMKM di Indonesia. Kami terus mendorong UMKM untuk berkembang melalui berbagai program dan kerja sama dengan lembaga lain,” kata Erick.

Melalui Rumah BUMN, lanjut dia, perusahaan milik negara berupaya membantu para pengusaha lokal agar lebih siap bersaing di pasar internasional melalui pembinaan yang lebih baik dan akses pasar lebih luas. Bagi Erick, keberhasilan UMKM binaan BUMN ini menjadi cerminan nyata dari kontribusi besar BUMN terhadap pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Neraka Neraca Pembayaran: Ekonomi Nasional Bisa Meleleh

Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga BANK Indonesia (BI) melaporkan bahwa neraca pembayaran Indonesia… Read More

33 mins ago

Bos Mandiri Sekuritas: Likuiditas, Transparansi, dan Free Float Jadi Kunci Tarik Investor Asing

Poin Penting Reformasi OJK dan BEI diyakini memperkuat pasar modal, meningkatkan transparansi, tata kelola, dan… Read More

49 mins ago

BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting BRI mencatat laba Rp57,13 triliun pada 2025, turun 5,26 persen yoy, sementara kredit… Read More

1 hour ago

IHSG Dibuka Hijau, Naik 0,40 Persen ke Level 8.355

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,40 persen ke level 8.355,28 pada pukul 09.00 WIB, dengan… Read More

2 hours ago

Update Harga Emas Hari Ini (26/2): Antam Melesat, Galeri24 dan UBS Kompak Anjlok

Poin Penting Harga emas Galeri24 hari ini anjlok Rp28.000 ke Rp3.057.000 per gram, sementara UBS… Read More

2 hours ago

Rupiah Dibuka Menguat Seiring Penurunan Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Poin Penting Rupiah hari ini dibuka menguat ke Rp16.755 per dolar AS, naik 0,27 persen… Read More

2 hours ago