Jakarta – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) sebagai perusahaan asuransi terkemuka nasional terus berupaya untuk melayani para nasabah setianya guna menghadapi persaingan global. Hal tersebut diwujudkan melalui budaya kerja internal Tugu Insurance dengan fokus 6C.
”Pengalaman hampir 37 tahun telah memacu kami untuk meningkatkan kinerja di segala bidang, dan harus berani hadir memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik untuk masyarakat yangjauh lebih luas lagi” kata Presiden Direktur Tugu Insurance Indra Baruna pada acara peluncuran logo baru Tugu Insurance di Hotel Raffles Jakarta, Kamis 28 Juni 2018.
Indra menjelaskan, pihaknya tetap menjalankan budaya 6C, yaitu Customer Focus, Committed, Clean, Capable, Collaborative, Creative. Dengan demikian, perseroan berkeyakinan akan mampu menghadapi segala tantangan dan meminimalkan risiko ke depan.
”Budaya ini akan meningkatkan kemampuan insan Tugu Insurance yang memungkinkan mereka mencari peluang, perbaikan, dan terobosan. Pada akhirnya, Tugu Insurance akan menggapai posisi yang lebih tinggi,” tambah Indra.
Tugu Insurance merupakan salah satu pionir di industri asuransi umum dan hingga saat ini tercatat masih menjadi satu-satunya perusahaan asuransi nasional yang berhasil meraih predikat International rating ”A-” AMBEST. Dengan dukungan sekitar 300 karyawan, Tugu Insurance juga telah melayani pelanggan di pasar domestik dan internasional.
Sebagai informasi, kinerja yang terus meningkat dimana hingga April 2018, perusahaan berhasil mencatatkan laba bersih sebesar US$9,4 juta atau berkisar Rp131,6 miliar (kurs Rp14.000), naik 21 persen dibanding periode yang sama di tahun lalu.
Perolehan tersebut juga didorong oleh pendapatan premi bruto selama empat bulan tahun ini yang tercatat sebesar US$76,1 juta atau berkisar Rp1,06 triliun (kurs Rp14.000) dan hasil underwriting sebesar US$14,8 juta atau berkisar Rp207,2 miliar. Adapun, total premi tersebut didominasi lini asuransi properti dari sektor migas, energi dan aviasi.(*)
Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More
Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More
Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More
Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More
Poin Penting: Ketua Banggar DPR menolak pengurangan subsidi BBM karena dinilai membebani masyarakat kecil. Penyesuaian… Read More