News Update

Hadapi Pandemi Covid-19, UOB Malaysia Siapkan Keringanan Kredit

Kuala Lumpur — United Overseas Bank (Malaysia) Bhd (UOB Malaysia) menyiapkan upaya restrukturisasi atau keringanan kredit bagi para debiturnya yang terpapar pandemi penyakit akibat virus corona (Covid-19).

Dikutip dari thestar.com, upaya keringanan yang dilakukan UOB sebagai bentuk komitmen berdiri bersama para nasabahnya mengarungi berbagai kondisi pasar. Pun sebagai bentuk dukungan sesuai inisiasi Bank Negara Malaysia bagi sektor bisnis dan para individual yang terimbas Covid-19.

Salah satu bank besar di Malaysia itu menyatakan, akan memberikan fleksibilitas sehingga memudahkan arus kas para nasabahnya, terutama bagi segmen usaha kecil dan menengah (UKM), nasabah individual.

Adapun beberapa upaya keringanan kredit yang dilakukan UOB untuk nasabah konvensional dan syariahnya seperti moratorium pembayaran kredit hingga setahun; flesibilitas bagi nasabah dengan rekam jejak uang baik untuk perpanjangan trade bills yang jatuh temponya pada periode 18 hingga 31 Maret 2020; tak ketinggalan untuk upaya pemberian tambahan kredit tergantung dengan kebutuhan para nasabahnya.

Sementara bagi nasabah individual disiapkan skema restrukturisasi yang meliputi moratorium personal loan, KPR dan kartu kredit hingga 6 bulan; pembayaran bunga saja atau pembebasan pembayaran untuk kartu kredit selama 6 bulan; akomodasi permintaan para nasabah untuk melakukan restrukturisasi KPR, personal loan dan kartu kredit.

“Bank berkomitmen untuk mendukung dan membantu para nasabah yang terdampak Covid-19. Dan kami akan merespon dan menolong mereka mengangkat beban finansial yang mereka alami,” tukas CEO UOB Malaysia Wong Kim Choong akhir Maret lalu.

Terkait dengan upaya menahan laju penyebaran wabah Covid-19, UOB Malaysia mendorong para nasabah untuk menggunakan internet banking dan aplikasi mobile banking ketimbang kunjungan fisik ke kantor cabang bank. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

7 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

8 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

8 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

8 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

12 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

15 hours ago