Hadapi Industri 4.0, SIG Tingkatkan Kompetensi Generasi Mudanya

Hadapi Industri 4.0, SIG Tingkatkan Kompetensi Generasi Mudanya

Hadapi Industri 4.0, SIG Tingkatkan Kompetensi Generasi Mudanya
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berkomitmen mendukung pengembangan para generasi muda agar dapat memiliki kapabilitas yang mumpuni. Saat ini komposisi karyawan SIG Group adalah sebesar 48% dari 9.120 karyawan adalah milenial, 43% diantaranya berada di level (band) 1, 2 dan 3, sebesar 23% bagian top talen.

Direktur Utama SIG, Donny Arsal dalam keterangannya seperti dikutip di Jakarta, Sabtu, 4 Juni 2022 mengatakan, pengembangan itu dilakukan melalui peningkatan kompetensi dan pengalaman manajerial, sejalan dengan  program Kementerian BUMN untuk memberikan peluang dan panggung kepada milenial di SIG Group.

“Perusahaan akan memberikan kesempatan bagi karyawan untuk melanjutkan pendidikan formal, dari yang semula diploma 3 melanjutkan ke pendidikan strata 1 lalu yang strata 1 ke jenjang strata 2,” ucap Donny.

Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, bahwa tantangan industri building material saat ini semakin ketat. Hal ini tentu mendorong semua perusahaan untuk berpikir kreatif dan inovatif, bagaimana mencari dan mengoptimalkan peluang serta mengubah tantangan menjadi kesempatan agar perusahaan dapat terus eksis dan berkembang.

“Kita semua menghadapi revolusi industri 4.0, era digitalisasi dimana perkembangan teknologi, informasi dapat mempermudah dan mendukung implementasi strategi serta capaian kinerja perusahaan jika disikapi dengan baik. Adanya tantangan tersebut menjadikan peran penting bagi para milenial SIG Group, yang diharapkan mampu memberikan warna baru berupa ide serta pemikiran fresh nya, sehingga perusahaan dapat terus beradaptasi dan berkembang,” papar Donny Arsal.

Sementara itu, Staf Khusus III Menteri BUMN, Arya M. Sinulingga mendukung langkah SIG memberi kesempatan karyawannya untuk menempuh pendidikan ke jenjang lebih tinggi lagi. Menurutnya, saat ini dunia telah berubah, Covid-19 telah merubah situasi, lingkungan, SDM, serta cara kerja turut berubah. Milenial harus memiliki growth mindset, individu yang percaya bahwa bakat dapat terus berkembang, agar adaptif  dalam menghadapi distrupsi yang terjadi.

“Saat ini banyak orang pintar di Indonesia lulusan pendidikan dari luar negeri, artinya persaingan semakin banyak. Maka transformasi harus dilakukan seperti yang dilakukan Kementerian BUMN dengan menjadikan direktur perusahaan BUMN dari milenial, karena track karirnya lebih cepat. Kedua, setelah menduduki jabatan direktur, milenial tersebut dapat menjadikan lingkungan perusahaan mengasikkan,” kata Arya Sinulingga.

Dalam mendukung hal ini, PT SIG pun belum lama ini telah menggelar kegiatan Millennials Gathering SIG Group 2022 sebagai ajang silaturahmi bagi para generasi muda (millennials) yang ada di SIG Group pada (31/5). Kegiatan yang diikuti oleh 252 millennials ini, dihadiri oleh Staf Khusus III Menteri BUMN, Arya Sinulingga, Direktur Utama SIG, Donny Arsal dan Direktur SDM dan Umum SIG, Agung Wiharto.

Selain kegiatan gathering, Millennials SIG Group juga membagikan 100 paket sembako kepada masyarakat sekitar Pabrik Gresik, Jawa Timur. Satu paket sembako berisi beras 5 kg, gula 1 kg, minyak goreng 2 kg dan mi instan 5 bungkus. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]