Inovasi digital pada layanan perbankan menjadi langkah mutlak memenangkan persaingan dengan fintech. “Kalau kita kalah dengan fintech, bisa saja industri perbankan menjadi sejarah. Karena, saat ini layanan lending maupun simpanan sudah bisa dijalankan fintech. Mereka bisa mencairkan kredit dalam sehari,” jelas Rahmat.
Baca juga: Perkembangan Smartphone Dorong Kesuksesan Digital Banking
Sejauh ini, industri perbankan sudah menyepakati untuk segera mengatasi tantangan yang muncul akibat keberadaan fintech. Salah satunya dilakukan dengan cara kerja sama. “Sekarang ini sudah banyak bank yang merangkul lembaga fintech untuk bekerja sama menjalankan fungsi perbankan. Ini salah satu cara untuk menghindari ketertinggalan,” kata Rahmat.
Bahkan, jelas dia, sebagian besar bisnis bank pada neraca pinjaman dan simpanan sangat potensial untuk dijalankan melalui layanan digital. “Saat ini perbankan banyak melakukan kegiatan digitalisasi di sisi liability-nya,” tutupnya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting DPR mendukung keputusan Presiden Prabowo untuk tidak memangkas anggaran TKD 2026 bagi Aceh,… Read More
Poin Penting IHSG mengakhiri perdagangan 20 Januari 2026 di level 9.134,70 atau naik tipis 0,01… Read More
Poin Penting BSI meresmikan Pavilion Bogor bernuansa heritage dan ramah lingkungan sebagai pusat layanan syariah… Read More
Poin Penting BPD Bali menargetkan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 9-9,5 persen pada 2026 sesuai rencana… Read More
Poin Penting PT Asuransi Sinar Mas resmi memisahkan unit usaha syariah menjadi entitas baru bernama… Read More
Poin Penting OJK menerbitkan POJK 38 Tahun 2025 yang memberi kewenangan mengajukan gugatan untuk melindungi… Read More