Mandiri Tunas Finance (MTF) Catat Pembiayaan Rp6,6 Triliun
Jakarta – Sektor pembiayaan menjadi salah satu industri yang cukup terdampak Covid-19. Untuk itu, PT Mandiri Tunas Finance mengaku telah menyiapkan sejumlah strategi bisnis demi dapat bertahan di tengah dampak pandemi Covid-19.
Direktur Sales dan Distribusi MTF Harjanto Tjitohardjojo menjelaskan, pihaknya terus memantau dan memastikan nasabah yang telah melakukan restrukturisasi agar pembiayaan yang telah dilakukan tetap lancar. Langkah ini diambil agar perseroan dapat bertahan di tengah bisnis pembiayaan yang sedang lesu.
“Kami memastikan customer yang sudah restrukturisasi itu membayar angsurannya setelah periode khusus selesai,” ujar Harjanto di Jakarta, seperti dikutip, Rabu, 1 Juni 2020.
Lebih jauh, kata dia, Mandiri Tunas Finance akan menerapkan aturan baru program keringanan kredit. Menurut Harjanto, pola keringanan kredit bagi nasabah akan berubah mulai 1 Juli 2020.
“Dengan PSBB dilonggarkan, situasi ekonomi mulai membaik, permintaan restrukturisasi dari nasabah sudah turun banyak. Mulai 1 Juli 2020 polanya berubah dari grace period menjadi bayar bunga saja,” ucapnya.
Sebagai informasi, Mandiri Tunas Finance telah memberikan keringanan kredit kepada 77.853 unit kendaraan dengan nilai utang mencapai Rp11,8 triliun hingga 28 Juni 2020. Pengajuan restrukturisasi oleh nasabah diperkirakan akan selesai pada Juli atau Agustus 2020 mendatang. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More