Tangerang–PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) telah menjadi kekuatan besar di industri perbankan tanah air. Bank penyetak laba terbesar dalam beberapa tahun terakhir ini bahkan melengkapi bisnisnya dengan dukungan satelit, dan menjadi satu-satunya bank pemilik satelit di dunia.
Direktur Utama BRI, Asmawi Syam menyatakan, bahwa pihaknya membeli satelit untuk menghadapi tantangan globalisasi di era digital. “Karena ke depan transaksi tidak perlu datang ke toko, jadi e-commerce. Semua online,” ujarnya kala mengunjungi outlet BRI Digital di Terminal 3 Ultimate, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, kemarin.
Di sentra BRI Digital tersebut, para nasabah dan calon nasabah bank ini dimanjakan dengan teknologi perbankan terkini sehingga memudahkan untuk membuka rekening secara swalayan. Pun berbagai teknologi lain yang tentu akan membuat para nasabah lebih nyaman.
Kecanggihan teknologi perbankan yang semakin mengurangi fungsi dan peran manusia sendiri diamati oleh Presiden ke-3 RI, Bacharuddin Jusuf Habibie (BJ Habibie), secara komprehensif. Menurutnya, kecanggihan teknologi akan nihil hasil tanpa didukung kualitas sumber daya manusia (SDM). “Dunia sedang mengalami penyempurnaan pemanfaatan digital, dan peningkatan-peningkatan kualitas SDM untuk dijadikan andalan utama bagi masyarakat modern,” ucapnya.
(Baca juga : Bidik Segmen Millenial, BRI Perbanyak BRI Digital)
Kemarin, Habibie meninjau lokasi Primary Satellite Control Facility (PSCF) atau lazim disebut pusat pengendali BRIsat yang berlokasi di Ragunan, Jakarta Selatan. Ia sangat bersyukur bank ini memahami konsep globalisasi dan digitalisasi, sehingga bank yang fokus di bisnis UMKM itu diharapkannya dapat semakin merakyat sesuai namanya.
“Semua berorientasi kepada SDM, yang akan memasuki milenium digital society, mengerti dan bertanggung jawab. Ilmu pengetahuan teknologi (perbankan) dan tidak membutuhkan kertas lagi. Tidak membutuhkan biaya tapi bukan berarti enggak benar. Bukan berarti biaya makin sedikit dan PHK. Bukan begitu,” tegas Habibie. (*)
Editor: Paulus Yoga
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank TIGA komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengundurkan diri.… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More
Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More