Categories: News UpdatePerbankan

GWM Turun, Danamon Dapat Tambahan Likuiditas Rp30 Miliar

Jakarta – PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Bank Danamon) mengaku, regulasi penurunan rasio Giro Wajib Minimum (GWM) Rupiah yang sebesar 50 basis poin (bps) untuk bank konvensional dapat menambah pasokan likuiditas miliknya hingga Rp30 miliar di akhir tahun ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Chief Financial Officer dan Direktur Bank Danamon Satinder Ahluwalia, usai menghadiri paparan kinerja Semester I-2019 di menara Bank Danamon Jakarta. Satinder mengaku menyambut positif kebijakan tersebut guna melonggarkan likuiditas melalui Loan to Deposit Ratio (LDR) perbankan.

“Penurunan GWM itu ada dampak positif menambahkan likuiditas sekitar Rp20 miliar hingga Rp30 miliar,” kata Satinder di Jakarta, Rabu 24 Juli 2019.

Tak hanya itu, menurutnya kebijakan tersebut juga akan berdampak positif terhadap perekonomian nasional secara tidak langsung. Sebab, perbankan dapat menyalurkan likuiditas tersebut ke penyaluran kredit. “Itu bagus semua dan itu aturan BI bagus buat bank akan membantu ekonomi serta kredit di banking sektor,” tambah Satinder.

Sebelumnya, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada periode Juni 2019 memutuskan untuk menurunkan rasio Giro Wajib Minimum (GWM) Rupiah sebesar 50 bps untuk bank konvensional dan bank syariah maupun unit usaha syariah. Sehingga masing-masing GWM menjadi 6% untuk bank konvensional dan 4,5% untuk bank syariah atau unit usaha syariah dengan GWM rata-rata tetap 3%. Putusan tersebut berlaku sejak 1 Juli 2019. (*)

 

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

3 hours ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

4 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

4 hours ago

BI Guyur Insentif KLM Rp427,1 Triliun di Awal Maret, Ini Porsi Himbara-Bank Asing

Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More

5 hours ago

BNI Berangkatkan 7.000 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

Poin Penting Bank Negara Indonesia (BNI) memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik dalam Program Mudik Gratis… Read More

5 hours ago

Sambut Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Bank Raya Imbau Masyarakat Cermat Bertransaksi

Poin Penting Bank Raya memastikan layanan digital tetap optimal selama libur Hari Raya Nyepi 2026… Read More

6 hours ago