Lebih lanjut dia menjelaskan, saat ini GWM Primer sebesar 6,5% atau setiap hari bank-bank harus menempatkan dana di BI sebesar 6,5% dari total Dana Pihak Ketiga (DPK). Nah, dengan adanya GWM Averaging di medio 2017, nantinya perbankan bisa menempatkan dananya naik atau turun asalkan secara rata-rata 6,5%.
“Jadi kalau dia (bank) misalnya likuiditasnya ketat dia bisa di bawah 6,5% taruh dananya di BI, tapi jika berlebih likuiditasnya, dia bisa taruh di atas 6,5%. Yang penting rata-rata dalam periode dua minggu itu 6,5%. Kebijakan ini dilakukan BI sebagai langkah mengendalikan uang beredar,” ucap Mirza.
Mirza mengungkapkan, kebijakan GWM yang baru ini akan dilakukan secara bertahap dengan nama Partial GWM Averaging. “Kebijakan ini tidak kami terapkan pada Januari 2017, tetapi akan kami laksanakan di pertengahan tahun depan. Masih perlu sosialisasi terlebih dahulu,” tutup Mirza. (*)
(Baca juga: OJK Apresiasi Langkah BI Siapkan GWM Averaging)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Sempat terkoreksi 5,15 persen ke Rp1.115 saat IHSG anjlok akibat sentimen MSCI, saham… Read More
Melalui kehadiran booth ini, BCA Syariah memperkenalkan berbagai produk dan layanan perbankan syariah, yaitu mobile… Read More
Oleh: Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group PERTUMBUHAN ekonomi kuartal IV tahun 2025 sebesar… Read More
Poin Penting Fakta persidangan menegaskan proses pengajuan hingga pencairan kredit Sritex berjalan tanpa intervensi direksi,… Read More
Oleh Rizky Triputra, Anggota Komunitas Penulis Asuransi indonesia (Kupasi) CHARTERED Insurance Institute (CII), sebuah lembaga… Read More
Poin Penting Pada pembukaan perdagangan 6 Februari 2026 pukul 09.00 WIB, IHSG turun tajam dari… Read More