Oleh Rizky Triputra, Anggota Komunitas Penulis Asuransi (Kupasi), Aviation Underwriter Tugu Insurance
INSIDEN penumpang Lion Air JT-308 yang meneriakkan kata “bom” sebelum pesawat lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta menuju Bandara Kualanamu pada 2 Agustus 2025 lalu bukanlah sekadar keheboh an sesaat. Meski hanya gurauan, dampaknya nyata: pesawat kembali ke apron, penumpang dievakuasi, dan prosedur keamanan dijalankan penuh.
Bagi masyarakat awam, mungkin ini hanya lelucon yang keterlaluan. Namun, bagi industri penerbangan dan asuransi, ini adalah sirene bahaya. Satu ucapan sembrono bisa mengacaukan jadwal, menambah beban biaya operasional, dan bahkan memperkeruh persepsi publik terha dap keamanan maskapai.
BSN bersinergi dengan Forum Wartawan BSN menggelar kegiatan sosial bertajuk “Ramadan Berkah, Sinergi BSN dan… Read More
Program CSR mudik bersama ini diikuti oleh sekitar 400 peserta sebagai bentuk dukungan pemerintah dan… Read More
Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More
Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More
Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More
Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More