The Fed putuskan tidak naikkan bunga acuan. (Foto: Dok. Infobank)
Jakarta – Research Analyst Forex Time (FXTM) Lukman Otunuga mengatakan, penunjukan Jerome Jay Powell sebagai Gubernur The Federal Reserve (The Fed) yang baru tidak terlalu berdampak signifikan terhadap kondisi kuangan global. Dirinya menilai, penunjukanannya sebagai gubernur The Fed sudah banyak diprediksi oleh beberapa kalangan.
“Penunjukan Powell sebagai Gubernur Bank Sentral Amerika itu sudah diprediksi pasar. Jadi dampak terhadap pasar tidak begitu banyak,” ungkap Lukman di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa, 7 November 2017.
Dirinya juga menilai, penunjukan Powell sebagai Gubernur The Fed dilandasi oleh latar belakang Powell yang pernah bekerja di Wall Street. Selain itu, latar belakang karirnya yang cemerlang juga memberikan penilaian positif dari publik.
“Powell ini figur yang disukai pasar karena pernah bekerja di wall street dan Trump punya pandangan sendiri tentangnya. Pasar mengetahui bahwa Powell adalah sosok yang mengedepankan kehati-hatian terlebih dalam mengambil kebijakan,” ungkap Lukman.
Lukman juga beranggapan, pengangkatan Powell menjadi Gubernur The Fed juga tidak serta merta menguatkan keuangan di Amereka Serikat (AS).
“Perubahan tingkat dollar tidak akan terlalu signigikan. Dan tahun depan dollar diprediksi masih lemah dan si Powell ini pernah di wall street jadi masih belum jelas apakah tingkat suku bunga akan ditetapkan atau akan diturunkan lagi,” tukas Lukman.(*)
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More