Jakarta – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengajak seluruh masyarakat, khususnya di Jateng untuk terus mensosialisasikan program vaksinasi nasional kepada orang disekitarnya. Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah mengungkapkan, dukungan masyarakat melalui sosialisasi sederhana ini sudah sangat membantu Pemprov dalam melaksanakan program vaksinasi nasional.
“Masyarakat bisa sosialisasi kepada orang disekitarnya kalo vaksin ini baik. Dengan literasi yang cukup, vaksinasi akan semakin lancar,” ujar Ganjar dalam diskusi virtual yang dikutip melalui kanal YouTube Lawan Covid19 ID.
Selain itu, salah satu strategi Pemprov Jateng untuk mempromosikan vaksinasi adalah dengan memvaksin tokoh-tokoh masyarakat. Tokoh masyarakat seperti ulama dan kepala daerah diharapkan mampu mempengaruhi warga sekitar agar percaya dan mau divaksinasi.
Lalu, Ganjar dan jajarannya juga menyediakan berbagai media sosial sebagai sarana pengaduan masyarakat. Menurutnya, masyarakat akan lebih mudah menyampaikan kendala yang ada dilapangan melalui media sosial.
“Biasanya masyarakat chit-chat dengan saya melalui medsos. Masyarakat mau komplain apapun akan lebih nyaman melalui platform yang kita sediakan seperti IG dan media sosial lain,” ucapnya.
Kemudian tidak lupa, ia juga mengingatkan kepada masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Sudah divaksin bukan berarti inividu kebal dari Covid-19. Ganjar meminta setiap masyarakat mematuhi 3M yang ada dan menerapkan pola hidup sehat. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More