Jakarta– Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus DW Martowardojo, meraih penghargaan Governor of the Year se-Asia Pasifik Timur. Penghargaan tersebut diumumkan hari ini (14/10) dalam surat kabar Global Markets, yang merupakan bagian dari Euromoney Institutional Investor.
Seperti dikutip dari laman BI, di Jakarta, Sabtu, 14 Oktober 2017 menyebutkan, penghargaan tahunan diberikan Global Markets kepada Gubernur Bank Indonesia, mengingat transformasi yang telah dilakukan dalam berbagai kebijakan bank sentral selama ini.
Salah satu transformasi utama yang diangkat Global Markets adalah cara Bank Indonesia melakukan komunikasi kebijakan. Agus Marto dianggap sebagai sosok yang mengusung transparansi untuk menjaring ekspektasi publik. Penyusunan pesan dilakukan dengan sangat serius, untuk memberi sinyal yang tepat.
Selain itu, kebijakan utama BI pun tak luput dari transformasi. Perubahan suku bunga kebijakan dari BI Rate ke BI 7-day Reverse Repo Rate juga dianggap sebagai langkah yang positif, dalam menghasilkan suku bunga yang lebih relevan dan dapat ditransaksikan.
Selain itu, Perubahan kebijakan Giro Wajib Minimum (GWM) dari harian menjadi GWM rata-rata juga diakui sebagai salah satu transformasi yang dilakukan. Langkah-langkah Gubernur BI dalam usaha pendalaman pasar keuangan pun diangkat sebagai salah satu pencapaian.
Seremonial penyerahan penghargaan dilaksanakan di Washington DC, Amerika Serikat, pada 14 Oktober 2017. Dalam kesempatan itu, Gubernur BI menerima penghargaan bersama penerima penghargaan dari kategori area lain, seperti Ilan Goldfajn dari Brazil (kategori Amerika Latin) dan Tarek Amer dari Mesir (kategori Timur Tengah dan Afrika Utara). (*)
Poin Penting Adira Finance membagikan dividen Rp772,37 miliar (Rp630/saham) atau sekitar 50 persen dari laba… Read More
Poin Penting Pemerintah menyiapkan injeksi likuiditas Rp100 triliun ke bank-bank Himbara untuk menjaga stabilitas sistem… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut usulan pengadaan motor listrik dan komputer untuk… Read More
Poin Penting Defisit APBN 2026 dipastikan tetap dijaga di bawah 3 persen meski harga minyak… Read More
Poin Penting Laba Amar Bank naik 16,1% menjadi Rp249,6 miliar, tertinggi sepanjang sejarah. Kredit tumbuh… Read More
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank INDONESIA sedang berputar hebat. Dalam politik ekonomi perbankan… Read More