Jakarta – Gubernur Bank Indonesia, Agus DW Martowardojo pada hari ini berkunjung ke kampus almamater nya di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Agus didapuk menjadi pembicara pada agenda Dies Natalies FEB UI- ke 67 tahun, dengan tema ” Bauran Kebijakan Bank Indonesia: Menjaga Stabilitas, Mendorong pertumbuhan”.
Dalam kesempatan tersebut, Agus mengingatkan pentingnya peran makroekonomi dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Agus mengingatkan bahwa peran makroekonomi juga berdampak sangat vital dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional.
“Stabilitas itu perlu dijaga. Kalau dijaga insyaAllah bila ingin melakukan pembangunan infrastruktur juga kuat. Kita tidak mau hari ini kuat besok jatuh. kita tidak ingin inklusif ke pembangunan saja yang membuat gap antara kaya dan miskin makin luas,” tukas Agus di Kampus UI, Depok, Rabu, 20 September 2017.
Ia menambahkan, kalau stabilitas perekonomian bisa dijaga maka kesejahteraan rakyat bisa dijaga pula. “Untuk menjaga itu perlu ada kebijakan di sektor moneter fiskal,” sambungnya.
Agus DW Martowadojo yang didampingi Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Ari Kuncoro dalam kesempatan tersebut juga memberi penghargaan Wiraprakarsa Adhitama kepada tiga orang lulusan terbaik pada masa keemasan universitas Indonesia. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More