News Update

Gubernur BI Lantik 27 Pemimpin Bank Indonesia

Jakarta – Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, melantik 27 pemimpin BI pada hari ini (9/1) di Jakarta. Pelantikan pemimpin di BI merupakan bagian dari proses promosi dan mutasi di internal BI dalam rangka mendukung transformasi BI dan akselerasi suksesi kepemimpinan.

Berikut nama-nama pemimpin yang dilantik:

  1. Dwi Pranoto, sebelumnya Direktur Eksekutif Departemen Regional, sebagai Asisten Gubernur Kepala Departemen Regional.
  2. Aida S. Budiman, sebelumnya menjabat Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter, sebagai Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter.
  3. Juda Agung, sebelumnya menjabat Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Makroprudensial, sebagai Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial.
  4. Agusman, sebelumnya Kepala Departemen Pengembangan Pasar Keuangan, sebagai Kepala Departemen Audit Internal.
  5. Sempa Arih H. Sitepu, sebelumnya Kepala Departemen Surveilans Sistem Keuangan, sebagai Kepala Departemen Keuangan.
  6. Dicky Kartikoyono, sebelumnya Kepala Departemen Sumber Daya Manusia, sebagai Kepala Perwakilan BI London.
  7. Pungky P. Wibowo, sebelumnya Kepala Grup Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran, sebagai Kepala Departemen Penyelenggaraan Sistem Pembayaran.
  8. Edi Susianto, sebelumnya Kepala Departemen Penyelenggaraan Sistem Pembayaran, sebagai Kepala Departemen Manajemen Risiko.
  9. Marlison Hakim, sebelumnya Kepala Grup Departemen Pengadaan Strategis, sebagai Kepala Departemen Pengelolaan Uang.
  10. Ida Nuryanti, sebelumnya Kepala Grup Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran, sebagai Kepala Departemen Pengadaan Strategis.
  11. Endang Trianti, sebelumnya Kepala Grup Departemen Pengelolaan Sistem Informasi, sebagai Kepala Departemen Pengelolaan Sistem Informasi.
  12. Y. Budiatmaka, sebelumnya Kepala Grup Departemen Surveilans Sistem Keuangan, sebagai Kepala Departemen Surveilans Sistem Keuangan.
  13. Muh. Anwar Bashori, sebelumnya Kepala Grup Departemen Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah, sebagai Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah.
  14. Donny Hutabarat, sebelumnya Kepala Perwakilan BI London, sebagai Kepala Departemen Pengembangan Pasar Keuangan.
  15. Causa Iman Karana, sebelumnya Direktur Kantor Perwakilan BI Tokyo, sebagai Kepala Perwakilan BI Tokyo.
  16. Doni Primanto Joewono, sebelumnya Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Barat, sebagai Kepala Departemen Sumber Daya Manusia.
  17. Herawanto, sebelumnya Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Selatan, sebagai Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Barat.
  18. Yunita Resmi Sari, sebelumnya Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumatera Selatan, sebagai Kepala Departemen Pengelolaan Logistik dan Fasilitas.
  19. Amanlison Sembiring, sebelumnya Direktur Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur, sebagai Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Selatan.
  20. Hari Widodo, sebelumnya Deputi Direktur Kantor Perwakilan BI Provinsi Sumatera Selatan, sebagai Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumatera Selatan.
  21. Musni Hardi K. Atmaja, sebelumnya Kepala Perwakilan BI Kediri, sebagai Kepala Perwakilan BI Provinsi Kepulauan Riau.
  22. Agus Chusaini, sebelumnya Kepala Perwakilan BI Purwokerto, sebagai Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Barat.
  23. Samsun Hadi, sebelumnya Kepala Divisi Departemen Sumber Daya Manusia, sebagai Kepala Perwakilan BI Purwokerto.
  24. Sofwan Kurnia, sebelumnya Kepala Divisi Departemen Surveilans Sistem Keuangan, sebagai Kepala Perwakilan BI Kediri.
  25. Yufrizal, sebelumnya Kepala Perwakilan BI Lhokseumawe, sebagai Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Utara.
  26. Bakti Artanta, sebelumnya Asisten Direktur Kantor Perwakilan BI Solo, sebagai Kepala Perwakilan BI Cirebon.
  27. Yukon Afrinaldo, sebelumnya Asisten Direktur Kantor Perwakilan BI Cirebon, sebagai Kepala Perwakilan BI Lhokseumawe.

“Pelantikan pejabat di lingkungan BI merupakan hal yang lazim dan rutin dilakukan sebagai bagian proses peningkatan efektivitas organisasi,” ujar Perry Warjiyo. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Prabowo Genjot Bedah Rumah 400 Ribu Unit, Sasar Seluruh Daerah

Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More

9 hours ago

Negara Rugi Rp25 Triliun dari Rokok Ilegal, Program Prioritas Terancam

Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More

9 hours ago

CIMB Niaga Luncurkan OCTOBIZ untuk Permudah Pengelolaan Transaksi Bisnis

OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More

9 hours ago

DPR Soroti Harga BBM, Pemerintah Klaim Siap Hadapi Lonjakan Minyak Dunia

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More

9 hours ago

Wamen Bima Arya Tegaskan Aturan Main WFH ASN, Pelayanan Publik Tak Boleh Kendur

Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More

10 hours ago

OJK dan BEI Terapkan Kebijakan HSC, Berikut Penjelasannya

Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More

12 hours ago