Jepara–PT PLN (Persero) telah melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) JAWA 4 (Tanjung Jati B unit 5 dan 6) dengan kapasitas 2×1.000 megawatt (mw) di Jepara, Jawa Tengah, Kamis, 31 Agustus 2017.
PLTU yang terletak di desa Tubanan kecamatan Kembang kabupaten Jepara, Jawa Tengah ini merupakan bagian dari proyek pembangkit 35.000 mw dengan skema Independent Power Producer (IPP).
Menteri ESDM, Ignasius Jonan dalam sambutannya berharap pembangunan PLTU ini dapat meningkatkan local community. Dan katena ini pembangunannya besar maka local employment-nya juga ditingkatkan. Selain itu, dampak lingkungan agar dapat diperhatikan dengan sungguh-sungguh sehingga tidak ada pencemaran ingkungan. Nantinya dari kementerian ESDM juga akan menguji polusi udaranya.
“Saya juga mengharapkan agar dukungan pemerintah kabupaten maupun provinsi serta dukungnya dari Kapolda, Kapolres dan aparat kemamanan mohon agar proyek in berjalan tepat waktu,” ujar Jonan.
PLTU JAWA 4 akan mulai beroperasi secara komersial 50 – 54 bulan sejak April 2017. Diperkirakan PLTU ini nantinya akan beroperasi pada Mei 2021 dan September 2021.
Proyek pembangkit yang dibangun di atas tanah seluas 77,4 ha ini dikelola oleh konsorsium PT Bhumi Jati Power dengan komposisi saham 50 persen Sumitomo Corporation dan sisanya Dipegang oleh PT United Tractors Tbk, dan The Kansai Electric Power Co., Inc. Masing-masing kepemilikan saham 25 persen.
Total investasi proyek sebesar USD4,2 miliar, di mana pembiayaan proyek didanai melalui pinjaman dari Japan Bank for International Cooperation (JBIC) dan sindikasi 7 bank komersial, yaitu Mizuho Bank, Ltd., Sumitomo Mitsui Banking Corporation, The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, Ltd., Sumitomo Mitsui Trust Bank, Limited, Mitsuboshi UFJ Trust and Banking Corporation Limited, yang dijamin oleh NEXI Overseas Investment Insurance. (*) Dicky F Maulana
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More