Greenwoods Group Rilis Hunian MBR di Tengah Pandemi

Jakarta – Pandemi Covid-19 yang belum berakhir tidak menyurutkan langkah para pelaku bisnis untuk tetap melakukan ekspansi usahanya. Salah satunya pengembang properti Greenwoods Group yang meluncurkan brand baru, Bale’Arsa, pada kuartal III-2021.

CEO Greenwoods Group Okie Imanto menjelaskan, kehadiran Bale’Arsa akan melengkapi pengembangan brand proyek properti oleh perseroan, sesuai segmentasi pasar yang menjadi bidikan utamanya. Dimana saat ini pihaknya sudah memiliki tiga brands andalan yaitu Citaville, Damara Village, dan Aria.

“Masing-masing brand tersebut memiliki segmen pasar tersendiri, seperti Aria merupakan identitas proyek perumahan untuk kelas menengah ke atas. Kemudian Damara Village adalah perumahan modern bernuansa eksklusif. Sementara Citaville, perumahan affordable yang diperuntukan bagi profesional muda,” ujar Okie dalam keterangannya, Rabu, 18 Agustus 2021.

Bale’Arsa sendiri, lanjut Okie Imanto, nantinya akan menjadi brand perumahan bersubsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Selain melengkapi pengembangan usaha, Langkah tersebut juga menjadi upaya nyata Greenwoods Group dalam mempermudah masyarakat di kelas menengah bawah untuk segera memiliki rumah impiannya.

Kendati brand ini menyasar segmen MBR tetapi soal kualitas tidak diragukan. Selain bangunan sudah double dinding, desain rumah pada proyek Bale’Arsa juga tampil lebih elegan dan menarik. Sehingga, sangat cocok bagi pasangan muda serta generasi milenial karena tidak terlihat seperti rumah subsidi pada umumnya.

“Kehadiran Bale’Arsa ini merupakan bukti nyata komitmen Greenwoods Group dalam mendukung Program Rumah Bersubsidi oleh pemerintah. Perumahan ini bisa dimiliki masyarakat Indonesia yang berpenghasilan rendah melalui skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan cicilan Rp1 jutaan per bulan,” ungkapnya.

Okie Imanto berharap, kehadiran Bale’Arsa akan menjawab kebutuhan primer seseorang dalam mewujudkan rumah impiannya. Kehadiran brand baru ini semakin melengkapi segmen pasar rumah yang dikembangkan Greenwoods Group guna menjawab semua kebutuhan hunian masyarakat dari kelas premium, menengah ke atas, menengah, millenial hingga bersubsidi.

Sejak tahun 2005 hingga saat ini, Greenwoods sudah mengembangkan lebih dari 50 proyek properti yang tersebar pada beberapa daerah di Indonesia. Menghadirkan proyek-proyek berkualitas terbaik namun dengan harga relatif terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari kelas atas, kaum milenial hingga MBR.

“Kami juga berkomitmen menghadirkan proyek properti residensial maupun komersial yang berkualitas tinggi dan delivery tepat waktu demi kepercayaan serta kepuasan konsumen maupun pemegang saham. Bagi kami, kepercayaan konsumen adalah segalanya,” imbuhnya.

Sejalan dengan itu, Greenwoods Group 

lansung melakukan pre-lauhching pengembangan proyek baru yang mengusung brand Bale’Arsa, pada 18 Agustus 2021. Proyek perumahan subsidi  seluas 2,2 hektar ini berada di daerah Cibatok, Cibungbulang, Bogor. Selain itu, akan ada proyek Bale’Arsa Cikande-Serang, Banten, lalu disusul Bale’Arsa Cicadas-Dramaga, Bogor, pada kuartal III-2022.

Menurut Okie Imanto, langkah cepat tersebut seiring dengan tingginya minat Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)  untuk memiliki hunian idaman.

Hal itu dibuktikan dengan kesuksesan penjualan tahap 1, dari total 209 unit yang berdiri di luas area 2,2 hektar,  sebanyak 50 unit telah sold out dalam hitungan jam. Karena itu, dalam waktu dekat pihaknya bertekad untuk menambah area pengembangan  proyek Bale’Arsa Cibatok seluas 4,4 hektar di tahap berikutnya.

“Respon masyarakat terhadap unit-unit hunian Bale’Arsa cukup tinggi. Pasalnya, selain pilihan  skema kemilikan hunian sangat memudahkan, spesifikasi bangunannya juga tergolong lebih berkualitas jika dibanding dengan rumah sejenis yang ditawarkan pengembang lain,” paparnya. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

3 hours ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

5 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

5 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

5 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

6 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

6 hours ago