Keuangan

Great Eastern Life Indonesia dan AdMedika Luncurkan AdClaim, Apa Manfaatnya?

Jakarta – Great Eastern Life Indonesia dan AdMedika bekerja sama menghadirkan solusi di industri asuransi kesehatan yang lebih terintegrasi melalui AdClaim Optimalisasi BPJS.

Hal itu dilatarbelakangi oleh 276,52 juta penduduk Indonesia yang saat ini telah memiliki BPJS Kesehatan. Namun, pada kenyataannya terdapat beberapa layanan yang tidak sepenuhnya ditanggung BPJS.

Layanan ini menyederhanakan prosedur klaim dan menstandarisasi informasi layanan kesehatan dengan BPJS sebagai first payor, sehingga peserta dapat mengakses layanan kesehatan dengan lebih cepat dan nyaman.

Baca juga: Great Eastern Life Indonesia Gandeng OCBC Luncurkan GREAT Max Pro Assurance

CEO AdMedika, Dian Prambini, menyampaikan AdMedika siap mendukung dan bekerja sama untuk mewujudkan layanan kesehatan yang lebih baik, efisien, cepat dan transparan bagi peserta.

“Dengan harapan kita bisa menjadi salah satu pionir untuk mewujudkan imbauan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan imbauan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), karena kerja sama ini terwujud tidak hanya untuk mewujudkan efisiensi melainkan juga untuk kenyamanan peserta sehingga pelayanan dapat diberikan secara optimal,” ujar Dian dalam keterangannya dikutip, 3 Maret 2025.

Sementara, Head of Group Insurance Division Great Eastern Life Indonesia, Daniel Herjun Putranto, menambahkan bahwa, teknologi memainkan peran penting dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih baik bagi nasabah. 

“Kemitraan dengan AdMedika memungkinkan kami meningkatkan pengalaman layanan yang lebih seamless, sehingga nasabah dapat mengakses layanan kesehatan dengan lebih mudah dan nyaman,” ujar Daniel.

Baca juga: Total Aset Asuransi Jiwa Lampaui Rp616 Triliun di 2024, Ini Rinciannya

Adapun, sebagai perusahaan asuransi yang mengutamakan kenyamanan nasabah dengan pemanfaatan teknologi digital, Great Eastern Life Indonesia terus menghadirkan solusi perlindungan kesehatan yang lebih mudah diakses dan efisien.

Kemitraan dengan AdMedika memberikan nasabah akses ke jaringan fasilitas kesehatan yang luas serta pengalaman klaim yang lebih seamless tanpa hambatan administratif. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

53 seconds ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

3 mins ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

57 mins ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

1 hour ago

Dilantik jadi Wamenkeu, Juda Agung Ungkap Arahan Prabowo

Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More

1 hour ago

APPI Beberkan Dampak Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only

Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More

1 hour ago