Keuangan

Great Eastern Life Andalkan Teknologi AI untuk Pasarkan Produk Unit Link

Jakarta – Tak bisa dipungkiri, saat ini dunia sedang berada di fase percepatan teknologi yang semakin canggih. Salah satunya penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI). Kehadiran teknologi ini tentunya diyakini mempermudah aktivitas manusia, termasuk dalam ranah investasi.

Great Eastern Life Indonesia menjadi perusahaan asuransi jiwa yang terus berinovasi dengan penggunaan teknologi AI untuk pilihan dana investasi pada produk unit link. 

GreatLink Intelligence Equity Fund, nama teknologi AI yang diterapkan Great Eastern Life Indonesia pada dua produk unit link terbaru, yakni Great Protection Link dan Great Investlink Protection.

Selain menggunakan teknologi AI, produk unit link ini juga telah disesuaikan dengan aturan baru SEOJK 5/2022 perihal unit link produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI).

“Dengan adanya inovasi GreatLink Intelligence Equity Fund yang menggunakan teknologi AI sebagai pilihan dana investasi, kinerja investasi juga menjadi semakin optimal untuk nasabah,” tutur Nina Ong, Direktur Bancassurance Great Eastern Life Indonesia dikutip Sabtu, 20 Mei 2023.

Nina mengatatakan, penggunaan AI pada dana investasi memberikan pendekatan yang berbeda dalam berinvestasi pada saham-saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

“Penerapan AI memungkinkan pemilihan dengan dimensi baru dalam mengidentifikasi peluang investasi yang mungkin terlewatkan oleh manusia,”tambahnya.

Bahkan, teknologi AI dapat melampaui kemampuan manusia dalam mengelola data saham, menganalisis model investasi atau informasi penting lain, serta dalam memutuskan kinerja investasi yang terbaik.

Pasalnya, manusia perlu istirahat dan tidak mungkin membaca data saham setiap saat. Berbeda dengan teknologi AI yang dapat mengelola big data untuk membangun pola guna memprediksi pergerakan pasar.

Great Protection Link dan Great Investlink Protection sendiri dipasarkan melalui jalur bancassurance melalui mitra strategisnya Bank OCBC NISP pada 30 Maret 2023.

Great Protection Link merupakan produk unit link merupakan gabungan proteksi dan investasi. Tidak hanya itu, produk ini juga bisa ditambah dengan berbagai asuransi tambahan (rider) guna memaksimalkan kebutuhan perlindungan.

Sementara untuk Great Investlink Protection merupakan solusi perencanaan keuangan masa depan dengan alokasi investasi dan proteksi jiwa.

Untuk hasil investasi yang optimal, produk ini mengalokasikan premi 100% sejak hari pertama polis aktif dan memberikan ekstra 1% bonus loyalitas di tahun ketiga polis.

Masyarakat bisa mendapatkan produk ini di 199 kantor cabang Bank OCBC NISP yang tersebar di 54 kota di seluruh Indonesia.(*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Kriminalisasi Kredit Macet: Banyak Analis Kredit yang Minta Pindah Bagian dan Bahkan Rela Resign

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More

37 mins ago

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

13 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

14 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

14 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

20 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

21 hours ago