Jakarta – Lalu lintas pengiriman barang semakin ramai seiring geliat ekonomi di masyarakat yang semakin pulih karena telah meredanya pandemi. Dalam penyelenggaraannya di lapangan, jasa angkutan barang tentunya memiliki sejumlah risiko dalam pengiriman yang dapat diantisipasi oleh asuransi.
Marketing Director Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI), Linggawati Tok mengatakan, pengangkutan barang di seluruh dunia dengan berbagai moda transportasi tentu sangat berisiko. Oleh karena itu, pentingnya peran asuransi pengangkutan barang yang bisa menjamin selama pengangkutan via darat dan udara, serta di dalam maupun luar negeri.
“Oleh karena itu, asuransi pengangkutan barang sangat dibutuhkan bagi pengusaha eksportir maupun importir, logistik, freight forwarder, produsen, dan bahkan penjualn di toko-toko online yang membutuhkan pengiriman untuk mengirimkan barang ke pembeli,” ujarnya dikutip Kamis, 22 Juni 2023.
Melihat peluang tersebut, GEGI menghadirkan produk asuransi pengangkutan barang dengan sejumlah risiko yang dijamin beberapa diantaranya yakni, kebakaran atau ledakan, kapal karam, bencana alam, dan lainnya. Produk ini sendiri juga menyediakan beberapa jenis pertanggungan kepada nasabah, mulai dari jaminan komprehensif atau all risk sampai dengan jaminan risiko terbatas atau limited perils.
“Premi yang dibayarkan sangat murah, biasanya mulai dari 0,1% sampai 0,2% dari nilai barang. Jadi misalnya nilai barang yang akan dikirim senilai Rp500 juta maka premi yang dibayarkan mulai dari Rp500 ribu,” kata Linggawati.
Selain itu, GEGI juga menyediakan portal untuk nasabah yang memiliki frekuensi peniriman yang banyak dan membutuhkan dokumen asuransi secara real time. Melalui portal ini nasabah dapat memproses sendiri sertifikat asuransi secara realtime, sehingga memudahkan dan mendukung jalannya bisnis. (*) Bagus Kasanjanu
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More