News Update

GPay dan Jaringan PRIMA Luncurkan Layanan QRIS Terintegrasi

Jakarta — PT Rintis Sejahtera, lembaga switching Indonesia dan pengelola Jaringan PRIMA, resmi bekerja sama dengan PT GPay Digital Asia, perusahaan yang bergerak di bidang layanan uang elektronik dan Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) untuk memperkuat layanan pembayaran digital berbasis QR

Kerja sama ini bertujuan untuk mengoptimalkan penerapan layanan QRIS GPay melalui Jaringan PRIMA, sehingga masyarakat dapat menggunakan aplikasi mobile banking dan dompet digitalnya  untuk melakukan transaksi QRIS di berbagai merchant yang terhubung dengan GPay.

Layanan ini mencakup di lebih dari 250 brand dari berbagai kategori seperti fashion, active, department store, groceries, F&B, dan electronic.

“Kami sangat bangga dan antusias menjalin kerja sama dengan GPay sebagai bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan layanan pembayaran digital berbasis QRIS yang semakin luas dan andal,” ujar Suryono Hidayat, Vice President Director PT Rintis Sejahtera, dalam rilisnya, Jumat (4/7).

Baca juga: QRIS Tap Masuk Makassar, Nobu Bank Andalkan Sektor Pariwisata dan UMKM

Menurut Suryono, inisiatif kerja sama ini tidak hanya sejalan dengan kebijakan BI dalam mempercepat inklusi keuangan, tetapi juga mempertegas peran Jaringan PRIMA sebagai salah satu penyelenggara infrastruktur sistem pembayaran digital yang terpercaya dan strategis di Indonesia.

Sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung digitalisasi sistem pembayaran nasional, kata dia, GPay dan Jaringan PRIMA juga akan mengimplementasikan fitur-fitur lanjutan QRIS.

“Antara lain QRIS Cross-border yang memungkinkan transaksi lintas negara, serta QRIS Tap sebagai solusi pembayaran berbasis teknologi Near Field Communication (NFC),” ungkapnya.

Fikri, Chief Operating Officer PT GPay Digital Asia menambahkan, selama tiga tahun terakhir, GPay telah menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat, tercermin dari peningkatan jumlah transaksi tahunan yang mencapai lebih dari 200 persen.

Baca juga: Bukti Nyata QRIS Makin Kuat dan Mendunia

“Seiring dengan lonjakan tersebut, kami meyakini bahwa GPay memerlukan ekosistem sistem pembayaran yang andal untuk meminimalisir potensi kendala di masa mendatang,” ujarnya.

Oleh karena itu, kata dia, GPay yakin dan percaya bahwa kerja sama dengan Rintis, sebagai salah satu penyedia layanan switching sistem pembayaran QRIS di Indonesia, akan menjadi langkah strategis baik bagi GPay maupun Rintis.

“Kehadiran Rintis diharapkan dapat mendukung visi dan misi GPay dalam memberikan layanan terbaik kepada seluruh merchant dan pelanggan GPay,” ujarnya. (*) DW

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Jangan Sampai Boncos, Perencana Keuangan Ungkap 3 Prinsip Utama Kelola THR

Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More

2 hours ago

Industri Asuransi Jiwa Sudah Bayar Klaim Korban Bencana Sumatra Rp2,6 Miliar

Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More

6 hours ago

Investasi Asuransi Jiwa Tembus Rp590,54 Triliun, Mayoritas Parkir di SBN

Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More

6 hours ago

Rosan Dapat Pesan Khusus Prabowo soal Pengembangan Ekonomi Syariah

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menekankan ekonomi syariah harus dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat. Rosan… Read More

6 hours ago

Klaim Asuransi Kesehatan Naik 9,1 Persen Jadi Rp26,74 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Klaim asuransi kesehatan naik 9,1 persen pada 2025, mencapai Rp26,74 triliun, mencerminkan meningkatnya… Read More

6 hours ago

Rosan: Ekonomi Syariah Jadi Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Tensi Geopolitik

Poin Penting Rosan Roeslani menekankan ekonomi syariah mampu memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian… Read More

7 hours ago