PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) terus perkuat pelayanan perbankan/Istimewa.
Poin Penting
Jakarta – PT Gozco Capital kembali meningkatkan kepemilikan saham di PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB). Kali ini, Gozco Capital memborong 164 juta saham BBYB, dengan nilai Rp59,7 miliar. Pembelian ini merupakan ketiga kalinya dalam kurun waktu empat bulan terakhir.
Sebelumnya, pada November 2025, Gozco Capital telah melakukan peningkatan kepemilikan sebanyak 72,4 juta saham BBYB. Selanjutnya, pada Januari 2026, kembali Gozco Capital menambah 207 juta lembar saham BBYB dengan harga pembelian senilai Rp474 per sahamnya, dengan total nilai transaksi tercatat sebesar Rp98,12 miliar.
Berdasarkan laporan kepemilikan saham tertanggal 4 Februari 2026, PT Gozco Capital menambah 164 juta saham BBYB dengan harga pembelian senilai Rp364 per sahamnya, dengan total nilai transaksi tercatat sebesar Rp59,7 miliar.
Baca juga: BNC Bakal Rilis Layanan Paylater di 2026, Bidik Pembiayaan Rp200 Miliar
Aksi pembelian saham ini meningkatkan porsi kepemilikan PT Gozco Capital di Bank Neo Commerce secara signifikan dari sebelumnya 9,31 persen menjadi 10,53 persen, setara dengan 1,41 miliar saham.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PT Bank Neo Commerce Tbk, Eri Budiono, mengatakan pihaknya menyambut baik atas meningkatnya porsi kepemilikan saham PT Gozco Capital di Bank Neo Commerce.
“Kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan PT Gozco Capital terhadap Bank Neo Commerce. Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan kinerja perseroan dan menjaga tata kelola yang baik ke depan,” jelas Eri dikutip 4 Februari 2026.
Hingga Oktober 2025, BNC mencatatkan laba Rp517,20 miliar, melonjak 73 kali dibandingkan laba pada Oktober 2024 sebesar Rp6,95 miliar.
Pencapaian ini merefleksikan operasional perbankan yang semakin mature dan kemampuan BNC dalam menjaga kualitas aset secara berkelanjutan.
Baca juga: Jahja Setiaatmadja Borong 67.000 Saham BBCA, Rogoh Kocek Segini
“Kinerja Bank Neo Commerce yang telah berjalan dengan baik selama 2025, kami upayakan akan terus berlanjut di tahun 2026 ini,” jelas Eri.
Di tengah kondisi pasar yang sangat dinamis belakangan ini, lanjut Eri, kepercayaan dari para pemegang saham dan nasabah merupakan dorongan yang kuat bagi persroan.
“Kami terus menghadirkan layanan keuangan yang mampu menjadi solusi atas kebutuhan nasabah,” tambah Eri. (*)
Poin Penting OJK memperluas klasifikasi investor pasar modal dari 9 menjadi 27 jenis untuk meningkatkan… Read More
Poin Penting Indonesia jadi negara dengan pekerja paling bahagia di Asia Pasifik, dengan 82 persen… Read More
Poin Penting OJK dan BEI resmi mensosialisasikan rencana kenaikan free float dari 7,5 persen menjadi… Read More
Poin Penting BSDE membukukan prapenjualan Rp10,04 triliun pada 2025, tumbuh 3 persen yoy dan melampaui… Read More
Oleh Ignasius Jonan, Bankir Senior, Menteri Perhubungan 2014-2016, dan Menteri ESDM 2016-2019 TAHUN 2026 diawali… Read More
Poin Penting IHSG dibuka flat melemah di level 8.122,01 pada perdagangan Selasa (4/2), dengan nilai… Read More