Gotrade Indonesia Pede Pengguna dan Transaksi Tumbuh 100 Persen, Ini Alasannya

Jakarta – Platform investasi saham Amerika Serikat (AS), Gotrade Indonesia membidik jumlah pengguna dan volume transaksi bisa tumbuh 100 persen, atau dua kali lipat setiap tahunnya.

Saat ini, jumlah pengguna Gotrade Indonesia mencapai 1,1 juta orang, dengan volume transaksi tembus USD2,2 miliar.

“Target 100 persen ya. Biasanya kita per tahun pasti growth-nya minimal 100 persen, baik volume transaksi dan juga jumlah user,” ujar Norman Wanto, CEO Gotrade Indonesia menjawab pertanyaan Infobanknews usai Gotrade Prestige Summit di Jakarta, Kamis, 13 Maret 2025.

Inovasi dan fitur-fitur baru yang disematkan Gotrade membuat Norman semakin percaya diri alias pede target tersebut bisa direalisasikan.

Gotrade Prestige Summit menjadi ajang Gotrade mengumumkan sejumlah terobosan baru untuk meningkatkan aksesibilitas, strategi investasi, dan efisiensi trading sekaligus memberikan pengalaman investasi yang lebih mudah.

Baca juga: Begini Cara Gotrade Indonesia Bantu Investor Kelola Risiko Investasi di Pasar Saham AS

Dalam paparannya, Norman merinci sejumlah inovasi yang diperkenalkan Gotrade. Salah satunya adalah integrasi dengan TradingView, yang memungkinkan pengguna memanfaatkan alat charting dan analisis teknikal untuk pengambilan keputusan investasi yang lebih akurat.

Selain itu, Gotrade juga menghadirkan antara lain Blueprint, berupa solusi bagi pengguna untuk menyusun dan membagikan portofolio investasi strategis.

Ada pula fitur Echo yang membuat nasabah bisa mengikuti dan menyalin strategi top trader secara real-time.

Selanjutnya, ada fitur Grow by Gotrade, yang menawarkan imbal hasil menarik untuk saldo yang belum digunakan. Dengan kata lain, saldo yang mengendap bisa dikembangkan.

Terakhir, program referral Mystery Gift Cards, yang memungkinkan pengguna mendapatkan hadiah saham hingga USD1.000 dengan mengajak orang lain bergabung di Gotrade Indonesia.

“Di Gotrade kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang mendemokratisasi akses ke investasi global. Dengan fitur-fitur baru seperti TradingView, Blueprint, Echo, Grow by Gotrade, dan Mystery Gift Cards, kami membuka jalan bagi pengalaman trading yang aman, tepercaya dan mudah digunakan olehh investor dari berbagai level pengalaman,” terangnya.

Memahami Kebutuhan Pengguna

Di luar itu, Norman juga mengklaim bahwa Gotrade memahami ekspektasi penggunanya, yang menjadi faktor utama dalam optimisme perusahaan mencapai target pertumbuhan. Menurutnya, ada tiga hal utama yang diinginkan pengguna:

  1. Kecepatan aplikasi – Pengguna menginginkan platform yang blazing fast (sangat cepat) tanpa lag (penundaan).
  2. Kemudahan penggunaan – Aplikasi harus intuitif dan mudah dioperasikan.
  3. Layanan pelanggan responsif – Gotrade bangga dengan kecepatan respons layanan pelanggan, yang diklaim dapat menjawab dalam hitungan detik atau menit.

“Dan terakhir yang paling penting adalah customer service. Jadi kami bangga dengan kecepatan respons customer service kami. Dalam hitungan detik, ataupun menit paling lama, pasti direspons,” tegasnya. (*) Ari Astriawan

Yulian Saputra

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Saat ini bertugas sebagai editor di infobanknews.com. Sebelumnya, ia menulis berbagai isu, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga olahraga.

Recent Posts

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More

8 mins ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

30 mins ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

49 mins ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

2 hours ago

LPDP Minta Maaf atas Polemik Alumni Berinisial DS

Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More

3 hours ago

AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun ke PDB Nasional

Poin Penting Riset LPEM FEB UI: kontribusi AdaKami ke PDB 2024 Rp6,95–Rp10,96 triliun, berdampak ke… Read More

3 hours ago