Ekonomi dan Bisnis

GoTo Rilis Asisten Suara AI, Perdana di Industri Fintech

Jakarta – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), memperkenalkan GoTo AI sebagai program jangka panjang pengembangan dan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di ekosistem GoTo.

Menandai tahap awal implementasi dari GoTo AI, GoTo memperkenalkan “Dira by GoTo AI”, asisten suara dalam bahasa Indonesia berbasis AI yang saat ini dapat digunakan di aplikasi GoPay oleh sebagian pengguna dan akan terus diperluas ke seluruh pengguna sebelum nantinya tersedia di aplikasi Gojek.

Hans Patuwo selaku GoTo Chief Operating Officer mengatakan lahirnya solusi dari produk dan layanan GoTo berasal dari pemahaman yang sangat mendalam tentang Indonesia, dan ini juga tercermin pada GoTo AI.

Baca juga: Lakukan Buyback, Begini Prospek Saham GOTO Menurut Analis

Memperkenalkan Dira by GoTo AI

Dira, singkatan dari Dikte Suara, didesain untuk memberikan pengalaman yang lebih baik kepada pengguna, membantu mereka dalam menggunakan fitur aplikasi GoPay dengan lebih mudah dan melakukan berbagai transaksi lebih cepat menggunakan asisten suara dalam bahasa Indonesia.

“Aplikasi GoPay kami rancang dengan mengutamakan faktor kemudahan dan akses yang bisa menjangkau semua, sesuai dengan misi kami menyediakan layanan keuangan yang simpel dan aman bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia, termasuk ke lebih dari 97 juta orang dewasa yang belum mendapatkan layanan perbankan (unbanked),” ujar Hans, sebagaimana dikutip dari keterangan resmi, Rabu (17/7).

Hans menambahkan, dengan diluncurkannya Dira sebagai inovasi perintah suara berbasis artificial intelligence yang hadir pertama kali di industri fintech Indonesia, GoTo menjadi selangkah lebih maju dalam menyediakan aplikasi GoPay yang simpel dan dapat menjangkau semua.

Dira mempersingkat durasi yang diperlukan untuk menyelesaikan satu transaksi. Sebagai contoh, untuk membayar tagihan BPJS kesehatan, dibutuhkan beberapa kali tap dan scroll hingga sampai ke halaman pembayaran BPJS. Dengan Dira, pengguna hanya perlu satu kali tap dan memberikan perintah suara untuk berbagai transaksi yang dibutuhkan sehingga menghemat waktu.

“Dira membantu pengguna dalam menavigasi fitur antarmuka aplikasi GoPay dengan lebih mudah, meminimalisir pencarian manual di halaman utama aplikasi dan memudahkan pengguna menemukan fitur baru dalam aplikasi GoPay,” imbuh Hans.

Selain itu, Dira dapat diakses di perangkat handphone apa saja, termasuk perangkat dengan kapabilitas terbatas, tanpa biaya.

Untuk mengakses Dira di aplikasi GoPay, pengguna cukup mengakses ikon mikrofon yang terletak di pojok kanan atas halaman utama aplikasi GoPay untuk bisa langsung memberikan perintah suara.

Baca juga: Pemegang Saham GOTO Restui Buyback Saham, Segini Nilainya

Selanjutnya, pengguna akan diarahkan ke halaman transaksi terkait. Transaksi yang bisa diakses oleh Dira diantaranya adalah bayar tagihan listrik, transfer ke bank ataupun sesama GoPay, beli pulsa, mengganti PIN, dan banyak lainnya.

Sesuai dengan standar keamanan aplikasi GoPay, pengguna tetap diwajibkan untuk mengautentikasi transaksi dengan PIN dan verifikasi biometrik seperti sidik jari atau pengenalan wajah. Tanpa verifikasi lebih lanjut, pengguna tidak akan dapat menyelesaikan transaksi apa pun.

Dira merupakan salah satu dari inovasi utama dari GoTo AI dan akan terus dikembangkan seiring dengan peningkatan kemampuan kecerdasan buatan (artificial intelligence) di seluruh layanan ekosistem GoTo.

Strategi GoTo AI memiliki tiga fokus utama, yakni meningkatkan pengalaman pengguna yang lebih mudah dan nyaman, memperkuat keamanan di seluruh platform GoTo, serta memperkuat kapabilitas tim GoTo dalam pengembangan dan aplikasi teknologi AI. (*) Steven Widjaja

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Akselerasi Alih Teknologi di KEK Batang, Ratusan Pekerja Lokal Dikirim Belajar ke China

Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More

43 mins ago

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

1 hour ago

Laba BNI Tumbuh 3,45 Persen Jadi Rp1,68 Triliun di Januari 2026

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More

2 hours ago

IHSG Perkasa di 8.322, CARS dan TKIM jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More

3 hours ago

5 Strategi Penting Perusahaan Asuransi Syariah Pasca Spin Off

Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More

3 hours ago

Kemenkeu Klaim Kesepakatan Pajak Digital dengan AS Tak Ganggu PPN PSME

Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More

3 hours ago