Nasional

GOTO Hadirkan Empat Inisiatif untuk Tingkatkan Kesejahteraan Driver

Poin Penting

  • GoTo luncurkan empat inisiatif strategis—BPJS gratis, Bonus Hari Raya, Bursa Kerja Mitra, dan perluasan beasiswa untuk mitra driver
  • Perlindungan sosial dan insentif kinerja diperkuat, melalui perluasan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan secara nasional mulai 1 Februari 2026
  • Fokus pada mobilitas ekonomi mitra dan keluarga, lewat Bursa Kerja Mitra Gojek, peningkatan kuota beasiswa hingga lima kali lipat, serta program Usaha Mitra Swadaya.

Jakarta – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) merilis empat inisiatif strategis untuk memperkuat keberlanjutan ekosistemdan kesejahteraan mitra driver Gojek, mulai dari perlindungan sosial melalui BPJS, Bonus Hari Raya (BHR), Bursa Kerja Mitra, hingga perluasan program beasiswa.

Empat inisiatif tersebut bukan sekadar program insidental, melainkan dirancang sebagai fondasi ekosistem kerja yang lebih aman, inklusif, dan berkelanjutan bagi jutaan mitra driver beserta keluarganya. Pendekatan ini sekaligus mencerminkan upaya GoTo dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan stabilitas mitra sebagai tulang punggung layanan.

Direktur Utama GoTo, Hans Patuwo, menuturkan bahwa kesejahteraan mitra diposisikan sebagai bagian integral dari strategi perusahaan. Menurutnya, keberlanjutan ekosistem digital tidak hanya ditentukan oleh performa teknologi dan pasar, tetapi juga oleh rasa aman serta peluang peningkatan kualitas hidup mitra.

Baca juga: Hans Patuwo Gantikan Patrick Walujo sebagai CEO Grup GoTo

“Kesejahteraan mitra menjadi prioritas utama kami, sehingga melalui empat dukungan ini, kami ingin memastikan mitra terlindungi hari ini, sekaligus memiliki peluang yang lebih baik untuk masa depan” ujar Hans saat peluncuran inisiatif di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Salah satu langkah yang disorot adalah perluasan akses BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan secara gratis bagi mitra roda dua dan roda empat terbaik.

Setelah uji coba di Surabaya pada Desember 2025, manfaat ini kini diperluas ke ratusan ribu mitra di berbagai daerah dan akan mulai berlaku secara nasional pada 1 Februari 2026. GoTo mengklaim menjadi pelopor di industri platform digital dalam penyediaan perlindungan sosial terintegrasi bagi mitra.

Di sisi lain, pembagian Bonus Hari Raya kembali dilanjutkan pada 2026, dengan skema berbasis kriteria kinerja. Insentif ini dipandang sebagai instrumen untuk menjaga produktivitas sekaligus memberikan ruang finansial bagi mitra dalam menghadapi momen konsumsi musiman seperti Ramadan dan Idulfitri.

GoTo juga memperkenalkan Bursa Kerja Mitra Gojek, sebuah platform yang membuka akses peluang kerja profesional lintas sektor bagi mitra dan anggota keluarganya.

Program ini menyasar mitra yang telah lulus pendidikan D3 dan S1, serta dilengkapi dengan pendampingan penyusunan CV, persiapan wawancara, dan pengembangan kompetensi. Bursa kerja ini dikembangkan bersama mitra perusahaan pencari tenaga kerja (jobseeker company).

Baca juga: Pengamat: Langkah GoTo Biayai BPJS Mitra Jadi Investasi Jangka Panjang Aplikator

Selain itu, melalui Yayasan GoTo Merah Putih, perusahaan memperluas program beasiswa bagi mitra dan anak mitra. Tahun ini, kuota beasiswa meningkat lima kali lipat menjadi 150 penerima. Program tersebut diposisikan sebagai upaya mendorong mobilitas ekonomi lintas generasi, yang hingga kini masih jarang dilakukan di ekosistem platform digital nasional.

Sebagai pelengkap, GoTo turut mendorong diversifikasi sumber penghasilan mitra melalui program Usaha Mitra Swadaya.

Program ini membekali mitra dengan keterampilan dan dukungan untuk mengembangkan usaha tambahan, seperti bengkel, warung, maupun usaha produktif lainnya di beberapa kota. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

KB Bank Andalkan Corporate Banking jadi Motor Pertumbuhan Bisnis

Poin Penting KB Bank fokus pada corporate banking dengan ekspansi kredit yang lebih selektif. Perseroan… Read More

8 hours ago

Asuransi Multi Artha Guna (AMAG) Raih Pendapatan Jasa Rp2,79 Triliun di 2025

Poin Penting Pendapatan AMAG naik 8,48% menjadi Rp2,79 triliun pada 2025. Laba bersih turun 41%… Read More

13 hours ago

Pembiayaan Baru WOM Finance Tembus Rp5,94 Triliun di 2025, Tumbuh 9,35 Persen

Poin Penting Pembiayaan baru WOM Finance tumbuh 9,35 persen (yoy) menjadi Rp5,94 triliun, mendorong kenaikan… Read More

13 hours ago

Kasus Amsal Disorot: Dari Dugaan Mark-Up hingga Implikasi Keuangan Negara

Poin Penting Kasus Amsal mengungkap dugaan mark-up anggaran proyek desa dengan kerugian negara sekitar Rp202… Read More

14 hours ago

RUPS WOM Finance Rombak Pengurus, Kursi Dirut Segera Diisi

Poin Penting WOM Finance merombak jajaran komisaris dan direksi melalui RUPS terbaru. Posisi direktur utama… Read More

14 hours ago

Pendapatan DCI Indonesia Tumbuh 40,1 Persen Jadi Rp2,5 Triliun di 2025

Poin Penting Pendapatan DCII 2025 tumbuh 40,1 persen yoy menjadi Rp2,5 triliun, didorong operasional data… Read More

14 hours ago