akarta – Disrupsi teknologi terjadi di berbagai bisnis, termasuk di industri asuransi. Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) sebagai salah satu market leader di bisnis asuransi mulai melakukan transformasi dan merambah digital. Pada tahun 2020 asuransi milik negara ini berencana memasarkan produk baru antara lain cyber insurance, dan produk segmen milenials.
Saat ini, Jasindo juga sudah menggandeng fintech untuk memasarkan produk travel insurance. “Kami sudah menggandeng Traveloka, saat ini masih dalam proses sinkronisasi IT” ujar Sahala L. Tobing, Direktur Bisnis Jasindo.
Perkembangan jasa keuangan berbasis fintech di Indonesia sangat pesat. Tentunya hal ini menjadi potential market bagi industry Asuransi. “Fintech bisa di jadikan suatu pemecah es (ice breaker) yang signifikan bagi industri asuransi untuk menembus masyarakat hingga ke lapisan yang paling bawah. Selain itu fintech dapat menjadi suatu hantaran asuransi untuk maju dikarenakan fintech memanfaatkan teknologi telekomunikasi dan memiliki basis data yang besar,” kata Didit Mehta Pariadi, Direktur Keuangan & Investasi Jasindo.
Bagi Asuransi Jasindo, melakukan kolaborasi dengan perusahaan fintech merupakan sesuatu hal yang berpotensi karena adanya generasi milenial yang erat kaitannya dengan digitalisasi yang mulai mendominasi pasar sekarang ini.
“Pemanfaatan fintech juga bisa meningkatkan efisiensi perusahaan asuransi, baik belanja modal, infrastruktur maupun biaya operasional lainnya,” pungkas Didit.
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Jakarta, terpisah… Read More
Poin Penting OJK menegaskan KUB BPD sebagai strategi utama untuk memperkuat peran BPD dalam pembiayaan… Read More
Oleh Awaldi, Pemerhati SDM Bank dan Consulting Director Mercer Indonesia SEJAK akhir tahun kemarin, Otoritas… Read More
Poin Penting Penerimaan pajak hingga 31 Januari 2026 mencapai Rp116,2 triliun, tumbuh 30,8 persen yoy,… Read More
Poin Penting Mochamad Andy Arslan Djunaid resmi mengundurkan diri dari jabatan Komisaris Utama PT Asuransi… Read More
Poin Penting IHSG menguat tipis 0,30 persen ke level 8.146,71 dengan nilai transaksi Rp25,74 triliun… Read More