Moneter dan Fiskal

Gini Ratio Turun, Ekonomi Berpotensi Tumbuh 7%

Sementara itu, kata dia, peran yang tengah dilakukan BI untuk menekan Gini Ratio saat ini, ada pada upaya mendekatkan masyarakat kepada akses keuangan untuk mendapatkan permodalan.

“Sebagai penggerak untuk pemerataan di masyarakat, peran yang terus dilakukan BI adalah melakukan financial inclusion,” tukasnya.

Kemudahan masyarakat untuk mendapatkan akses finansial diyakini akan memudahkan untuk memperoleh pembiayaan dari lembaga keuangan. “BI berusaha agar kegiatan financial inclusion bisa berkembang, terutama bagi usaha mikro,” ucapnya.

(Baca juga : Indonesia Berhasil Mengentaskan Kemiskinan)

Dia menyebutkan, sebelum krisis ekonomi 1998, masyarakat ekonomi kelas bawah dipastikan mengalami kesulitan untuk mendapatkan permodalan usaha mikro dari perbankan. “Saat itu bank hanya memberikan pinjaman untuk kebutuhan permodalan sebesar puluhan atau ratusan miliar rupiah,” paparnya.

Namun demikian, kata Mirza, pasca krisis 1998 lembaga perbankan mulai memberikan kredit yang menyasar kelompok usaha mikro, kecil dan menengah. “Kala itu bank mulai belajar. Karena, pemberian kredit yang besar akan mendapatkan kredit macet yang besar pula. Akhirnya, sekarang mulai marak kredit UMKM,” tutup Mirza. (*)

Page: 1 2

AddThis Website Tools
Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

DPR Dorong Pemerintah Antisipasi Dampak Tarif Impor Baru AS

Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan tarif kebijakan impor baru 10 persen… Read More

10 hours ago

Trump Resmi Umumkan Tarif Impor Baru, Indonesia Kena 32 Persen

Jakarta – Genderang “perang dagang” dimulai. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan kebijakan tarif… Read More

12 hours ago

Cair Usai Lebaran, Ini Jadwal Pembayaran Dividen BBCA

Jakarta – Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada 12 Maret 2025, PT Bank… Read More

14 hours ago

Harga Emas Antam Cetak Rekor Lagi, Beli 1 Gram jadi Semahal Ini

Jakarta -  Harga emas Antam atau bersertifikat PT Aneka Tambang hari ini, Kamis, 3 April… Read More

15 hours ago

Jasa Marga Catat 2,1 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Selama Arus Mudik Lebaran 2025

Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat sebanyak 2.167.702 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada… Read More

1 day ago

12,34 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT, DJP Targetkan 16,21 Juta

Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mencatat hingga 1 April 2025 sebanyak 12,34 juta wajib… Read More

1 day ago